Forum


user image Forum di buka pada tanggal 2019-07-10

PT Krakatau Steel (KS) Bangkrut, Ribuan Karyawan Kena PHK

 

duniatambang.co.id - PT Krakatau Steel (KS) sedang melakukan upaya restrukturisasi organisasi berdasarkan surat Nomor 73/Dir.sdm-ks/2019. Surat tersebut berisi perihal Restrukturiasi Organisasi KS hingga tahun 2022. KS akan melakukan perampingan posisi menjadi 4.352 posisi. Akibatnya, dilakukan pengurangan pegawai berkisar  1.300 orang.

 

Perampingan dilakukan dengan tujuan memperbaiki kinerja perusahaan yang terhitung merugi selama tujuh tahun berturur-turut. Perampingan juga dilakukan untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Pihak manajemen memutuskan untuk melakukan penataan organisasi untuk menyelarasakan dengan strategi rencana jangka panjang perusahaan tahun 2018-2022.

 

Program restrukturisasi  tenaga kerja sudah dilakukan pada dua anak perusahaan KS, yaitu Pabrik Long Product dan PT Krakatau Wajatama (KWT) hingga Juni 2019. Meskipun belum ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara resmi, namun sejak 1 Juni lalu kegiatan mutasi karyawan dan pengurangan jam kerja telah dilakukan di dua anak perusahaan KS.

 

PT Krakatau Steel memiliki beberapa anak perusahaan, yaitu PT. Krakatau Engineering, PT. Krakatau Bandar Samudra, KHI Pipe Industries, PT. Krakatau Wajatama, PT. Krakatau Medika (RSKM), PT. Krakatau Tirta Industri, PT. Krakatau Posco.s, PT. Krakatau Daya Listrik, PT. Krakatau Industrial Estate Cilegon, dan PT. Krakatau Information Technology.

 

Saat PHK membayangi pegawai asal Indonesia, pemerintah justru memperkerjakan Puluhan TKA untuk menguji peralatan pabrik blast furnace. Proyek blast furnace merupakan kerjasama konsorsium MCC CERI asal Tiongkok dengan anak perusahaan KS, PT. KS Engineering.  Pihak KS menyatakan bahwa keberadaan TKA Tionkok itu hanya bersifat sementara dengan alasan tenaga kerja lokal belum mampu untuk megoperasikan alat tersebut saat ini.

 

Ribuan buruh dari sejumlah anak perusahaan KS melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung teknologi PT KS. Aksi tersebut didasari atas penolakan rencana restrukturisasi yang dilakukan KS. Para buruh merasa cemas atas tindakan KS yang akan merampingkan jumlah pegawai berdampak terhadap PHK secara massal. Jika terjadi PHK besar-besaran, dikhawatirkan akan meningkatkan jumlah pengangguran dan angka kemiskiran akan bertambah terutama di Provinsi Banten.

Menurut Sobat langkah apa yang tepat yang harus diambil oleh pemerintah dan perusahaan? Serta bagaimana nasib karyawan PT KS?

(MS)

 


3 Tanggapan
50 View
Rating 2/10
user image Jawaban pada tanggal 2019-09-09

Menurut saya, pemerintah seharusnya atau mengutamakan kualitas pengembangan sumber daya manusia yang dimana dengan memberikan pelatihan terlebih dahulu untuk bisa mengoperasikan alat tersebut, sehingga tidaklah lgi di butuhkan tenaga kerja dari asing.... Nasib karyawan pt ks sbnarx ada salah satunya ada di tangan pemerintah karena tidak boleh bgtu saja PT KS memberikan PHK kepada karyawan. Terimakasih

user image Jawaban pada tanggal 2019-07-13

Reply to

Kalo menurut saya, jika karyawan/ manpower belum bisa mengoperasikan alat tersebut, seharusnya SDM y

Ya saya setuju dengan pendapat mas febriansyah. . . . Tapi bagai mengisi kekosongan tenaga ahlih yang ada pada saat alat sudah ada ?dan tambahan untuk poin ke dua seharusnya pemerintah bisa menekan sedikit produk luar agar tidak "liar" di negeri kita sendiri, karna saya ingat dengan cintai lah produk produk domesti,tapi mengapa pemerintah tidak mencerminkan itu pada skala dagang atau industri yang lebih besar?


user image Jawaban pada tanggal 2019-07-12

Kalo menurut saya, jika karyawan/ manpower belum bisa mengoperasikan alat tersebut, seharusnya SDM yang ada dari indonesia di berikan pelatihan/ training. Lalu yg kedua, sejauh mana pemerintah mendukung dan menggunakan produk dalam negeri dalam proyek pembangunan bangsa.

Kunjungi web Advertising kami !