Detail Berita


Siap-siap Tiga Emiten Ini Akan Gelar RUPST dan Bagi-bagi Dividen


"Ilustrasi penyimpanan uang"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 25-05-2020

duniatambang.co.id - Tiga emiten pelat merah yang tergabung dalam holding perusahaan tambang badan usaha milik Negara (BUMN) yaitu MIND ID akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Juni mendatang. Tiga emiten tersebut yaitu PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Timah Tbk (TINS).

PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Emiten tambang batubara, PTBA akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 10 Juni 2020 mendatang. Dalam RUPST tersebut, PTBA diagendakan akan membahas mengenai penetapan penggunaan laba bersih, yang didalamnya termasuk pembagian dividen untuk tahun buku 2019. Sebagai informasi, pada tahun 2019 lalu PTBA membukukan laba bersih sebesar Rp 4,06 triliun.

Sebagai gambaran, PTBA setiap tahunnya cukup royal dalam membagikan dividen. Pada tahun 2019 lalu, PTBA membagikan dividen sebesar Rp 3,76 triliun atau secara persentase mengambil porsi sebesar 75% dari total laba bersih tahun 2018. Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Hadis Surya Palapa mengatakan pihaknya pada tahun ini tengah mengupayakan dapat membagi dividen tahun buku 2019 sama seperti tahun sebelumnya.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

ANTM merupakan salah satu emiten pelat merah dalam bisnis pertambangan yang juga dijadwalkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 11 Juni 2020 mendatang. Salah satu agenda ANTM dalam RUPST tersebut adalah penetapan penggunaan laba bersih, yang didalamnya juga termasuk pembagian dividen tahun buku 2019. Pada tahun 2019, ANTM membukukan laba bersih sebesar Rp 193,85 miliar. Jika berkaca pada tahun sebelumnya, ANTM membagikan dividen sebesar Rp306.05 miliar atau secara persentase sebesar 35% dari total laba bersih.

PT Timah Tbk (TINS)

Tidak jauh berbeda dengan PTBA dan ANTM, TINS akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 11 Juni 2020 mendatang. Namun berbeda dengan PTBA dan ANTM, TINS pada tahun lalu harus membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp 611,28 miliar. Kendati demikian, pada tahun lalu TINS membukukan pendapatan yang melonjak hingga 75,13% menjadi Rp 19,30 triliun. Sama halnya dengan ANTM, pada tahun lalu TINS menebar dividen sebesar 35% dari total laba bersih atau Rp 185,97 miliar. Namun, Belum dapat diketahui skema pembagian dividen TINS pada tahun ini.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !