Detail Berita


Plus Minus Sebuah Bisnis Pertambangan


"Alat berat di area kerja pertambangan"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 15-05-2020

duniatambang.co.id - Tidak bisa dipungkiri jika dunia pertambangan merupakan sektor vital dalam menunjang perekonomian sebuah negara. Terjun dalam bisnis pertambangan merupakan lahan basah dengan keuntungan yang sangat menjanjikan. Namun apapun itu jenis bisnisnya, selalu memiliki nilai plus dan minus masing-masing. Oleh karena itu segala kegiatan operasional tambang, baik teknis maupun non-teknis harus memenuhi aturan yang berlaku.

Nilai Plus Pertambangan

1. Menyumbang Pendapatan Negara

Berdirinya sebuah bisnis pertambangan, tentunya memiliki sebuah perjanjian kerjasama yang tertulis dan mengikat antara pihak pengusaha dengan pemerintah. Poin penting dari isi perjanjian kerja sama kedua belah pihak itu tentu saja menyangkut masalah finansial.

Dalam hal ini adalah pembayaran pajak yang diberikan oleh perusahaan tambang kepada pemerintah. Jumlah dan masa waktunya pun juga tertulis dalam perjanjian yang telah disepakati tersebut. Dengan demikian, pajak yang sudah disetorkan oleh perusahaan tambang itu, masuk sebagai pendapatan negara.

2. Lapangan Pekerjaan

Bisnis pertambangan termasuk dalam salah satu usaha padat karya, yang menyerap banyak tenaga kerja. Lapangan pekerjaan pun terbuka lebar, dan sangat efektif dalam menekan angka pengangguran.

Terlebih, penyerapan tenaga kerja ini mengutamakan masyarakat sekitar area tambang. Penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar ini, tentu juga bisa menguntungkan pihak perusahaan. Sebab, lokasi kerja yang dekat bisa menekan pengeluaran perusahaan, yakni dalam hal akomodasi dan transport para pekerja tersebut.

3. Meningkatkan Ekonomi Sekitar Tambang

Penyerapan tenaga kerja yang cukup banyak, tentu juga bisa memberikan dampak tidak langsung dalam perputaran roda di wilayah sekitar tambang. Tenaga kerja yang cukup banyak itu, tentu bisa menciptakan demand berupa pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.

Salah satu contohnya yakni akan memunculkan banyaknya para pedagang entah itu makanan maupun produk lain, untuk memenuhi kebutuhan para pekerja tambang tersebut.

Nilai Minus Pertambangan

1. Lingkungan Tercemar

Dalam usahanya untuk mempermudah proses produksi, pertambangan tentu akan menggunakan sejumlah bahan-bahan kimia. Bahan-bahan kimia itu bisa terserap ke tanah, terlebih jika pengolahan limbahnya buruk dan tidak memenuhi prosedur yang berlaku. Jika hal ini tidak diperhatikan dengan baik, tentu akan menimbulkan pencemaran dan lingkungan menjadi rusak.

2. Struktur Tanah Rusak

Pertambangan baik itu menggunakan sistem open pit ataupun underground, dalam proses ekstraksinya, tentu akan dilakukan dengan pengeboran maupun peledakan. Akibatnya, struktur tanah akan mengalami perubahan. Oleh karenanya dibutuhkan pengawasan ketat secara menyeluruh agar kegiatan itu memenuhi prosedur yang sudah ditetapkan dan sesuai aturan.

3. Masalah Kesehatan

Penggunaan bahan kimia berbahaya dan juga pengolahan limbah yang buruk, bisa mencemari lingkungan sekitar tambang. Seperti air sungai yang biasanya dipakai masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari. Air yang tercemar itu jika dikonsumsi, tentu bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Masalah kesehatan ini tidak hanya mengancam masyarakat sekitar tambang, tetapi juga para pekerja di dalam area tambang. Debu dan gas berbahaya yang ditimbulkan dari operasional tambang, bisa saja terhirup oleh para pekerja. Hal ini pun juga bisa menimbulkan masalah kesehatan untuk jangka panjang.

 

Penulis  : Edo Fernando

Editor    : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !