Detail Berita


Tantangan Terbesar dalam Dunia Bisnis Pertambangan


"Dumptruck work at site"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 14-05-2020

duniatambang.co.id  - Dengan sumber daya alam yang melimpah, tidak heran jika bisnis pertambangan di Indonesia begitu menggiurkan. Prospek keuntungan dari sebuah usaha pertambangan pun cukup menjanjikan. Namun apabila melihat kenyataannya di lapangan, tidak selamanya bisnis pertambangan itu selalu mulus dalam perjalanannya.

Tantangan dan permasalahan terus datang silih berganti, baik karena faktor internal maupun eksternal di luar perusahaan. Hal ini pun menuntut pihak manajemen untuk bisa terus memikirkan strategi yang matang, agar segala persoalan itu bisa teratasi. Lalu apa saja tantangan yang kerap menjadi batu sandungan sebuah bisnis pertambangan?

1. Harga Pasar

Pendapatan perusahaan tambang dari hasil penjualan hasil tambangnya, sangat bergantung pada pergerakan harga pasar. Sayangnya, harga komoditas tambang sangat fluktuatif dan setiap waktu terus berubah. Pergerakan harga pasar ini pun biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Nilai tukar mata uang dolar Amerika yang menjadi mata uang dasar dalam transaksi jual-beli komoditas tambang, nilainya juga tidak stabil. Semakin kuat nilai mata uang negeri Paman Sam itu, akan membuat harga komoditas tambang semakin rendah.

Harga pasar acuan komoditas tambang ini juga bisa dipengaruhi oleh jumlah permintaan di pasar. Tingginya permintaan akan membuat harga komoditas juga melambung, yang sudah menjadi prinsip dalam ilmu ekonomi.

Kinerja produksi perusahaan tambang juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pergerakan harga pasar. Ketika perusahaan memutuskan untuk menggenjot produksi mereka, maka cadangan komoditas yang mereka miliki pun akan semakin menumpuk. Hal ini akan saling berkaitan dengan supply dan demand yang membuat harga komoditas itu bergerak.

2. Modal

Tak bisa dipungkiri jika pendapatan dari sebuah bisnis tambang cukup tinggi, termasuk juga perputaran uang di dalamnya melibatkan jumlah yang sangat besar. Namun untuk membuka sebuah bisnis tambang baru, dibutuhkan pula modal yang besar. Masalah permodalan ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi pengusaha yang ingin terjun dalam bisnis pertambangan.

Dalam dunia pertambangan, tingkat kesulitan dalam mengumpulkan hasil sumber daya alam itu tentunya juga berpengaruh besar terhadap modal yang dibutuhkan. Semakin dalam letak mineral yang ingin ditambang, tentu semakin besar pula teknologi, tenaga dan peralatan yang dibutuhkan. Termasuk juga risiko yang kemungkinan bisa ditimbulkan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menyiapkan modal yang besar agar operasional bisa terjaga.

3. Penambangan Ilegal

Hasil bumi apapun itu yang menyangkut hajat hidup orang banyak,sesuai undang-undang dikuasai oleh negara. Oleh karena itu, setiap aktivitas penambangan tentunya harus mengantongi izin resmi dari pemerintah terlebih dahulu. Sayangnya, meski aturan dan sanksi yang diberlakukan sangat jelas dan berat, masih banyak oknum-oknum yang mendirikan tambang ilegal.

Penambangan ilegal ini tentu tidak menghiraukan peraturan yang sudah ada, termasuk tentang prosedur operasional yang sesuai standar. Pada akhirnya dampak negatif yang ditimbulkan pun cukup besar. Secara tidak langsung, penambangan ilegal yang memberikan dampak negatif inipun membuat stigma dunia pertambangan sangat buruk. Termasuk juga bisa mempengaruhi harga komoditas, karena hasil tambang yang dijual bisa menghancurkan harga pasar.

3. Isu Lingkungan dan Sosial

Stigma yang buruk tentang dunia pertambangan karena adanya perusahaan nakal yang tidak bekerja sesuai prosedur, sehingga mengakibatkan lingkungan menjadi rusak. Hal ini lah yang membuat masyarakat awam, menjadi anti terhadap aktivitas penambangan. Padahal jika mengikuti prosedur dan bertanggung jawab, maka pertambangan bisa memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat sekitar.

Jika prosedur sudah dilaksanakan dengan baik, kesejahteraan masyarakat sekitar pun niscaya akan meningkat. Dengan demikian hal ini bisa menepis berbagai isu sosial yang kerap menimpa dunia pertambangan.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !