Detail Berita


Begini Strategi ADRO Hadapi Ancaman Pandemi dan Loyohnya Harga Batubara


"Pekerja PT Adaro Energy Tbk di Site"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 14-05-2020

duniatambang.co.id - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebagai salah satu emiten yang bergerak dalam bisnis pertambangan kenamaan, kini terus menyiapkan sejumlah strategi dan skenario untuk menghadapi ancaman penyebaran pandemi covid-19 dan kurang bergairahnya pasar batubara. Komoditas batubara dibayangi kondisi oversupply yang juga berdampak pada harga batubara yang menunjukkan tren turun seperti tercermin pada Harga Batubara Acuan (HBA) pada bulan Mei 2020 yang harus merosot sebesar 7,08% menjadi US$ 61,11 per ton.

Dalam menghadapi penyebaran pandemi covid-19, ADRO melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran di area kerjanya baik di Head office maupun di area operasional pertambangan. Selain menerapkan pola physical distancing, ADRO juga membuat sejumlah protokol pencegahan yang harus dipatuhi karyawannya atau yang disebut dengan Crisis Management Plan for Contagious Disease Outbreak.

ADRO juga membentuk task force covid-19. ADRO pun sangat memperhatikan kesehatan pekerjanya dan terus mengikuti perkembangan situasi global terkait dengan potensi penyebaran covid-19 ini.  Sejumlah langkah ini dilakukan ADRO agar kesehatan dan keselamatan pekerja terjamin serta kegiatan operasional bisnis tetap berjalan dengan optimal.

Adanya ancaman pandemi ini juga bukan hanya mengancam kesehatan, ADRO tak menapik jika pandemi ini juga berimbas pada harga batubara dan pasar yang kurang bergairah. Apalagi jika mengingat bahwa harga batubara dan pasar merupakan keadaan eksternal yang tidak dapat dikontrol oleh perusahaan. Untuk itu, ADRO juga melakukan berbagai upaya mitigasi agar kinerja perusahaan tetap prima.

Beberapa upaya yang dilakukan ADRO seperti meningkatkan kegiatan efisiensi dan kontrol biaya, mengurangi risiko pihak ketiga, serta eksekusi strategi demi kelangsungan bisnis. ADRO juga akan mengoptimalkan kinerja yang solid dengan sejumlah anak usahanya dengan model bisnis yang terintegrasi. ADRO mengatakan bahwa pihaknya sangat terbantu dengan adanya model bisnis terintegrasi ini.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !