Detail Berita


Kontrak Akan Berakhir, Adaro Siapkan Pengajuan Perpanjangan Kontrak Tahun Depan


"Ilustrasi PT Adaro Energy Tbk"
Sumber gambar: republika.co.id


Tanggal terbit: 14-05-2020

duniatambang.co.id - Tambang batubara milik PT Adaro Indonesia merupakan salah satu dari tujuh PKP2B generasi pertama yang masa kontraknya akan berakhir dalam beberapa tahun ke depan. Menurut jadwal, kontrak tambang milik PT Adaro Indonesia akan berakhir pada 1 Oktober 2022.

Lebih lanjut, menurut kesepakatan tingkat 1 Revisi Undang-Undang Minerba yang baru saja disahkan bahwa perusahaan dapat mengajukan perpanjangan operasi dua kali 10 tahun. Hal ini membuat sejumlah emiten yang kontraknya akan segera berakhir cukup dapat bernafas lega.

CEO PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir atau Boy Thohir mengatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan diri untuk mengajukan perpanjangan kontrak. Terkait pengajuan kontrak, pihak ADRO sendiri mengatakan bahwa hal tersebut sesuai dengan isi PKP2B bahwa perusahaan dapat mengajukan perpanjangan kontrak dua tahun sebelum kontrak habis. Boy Thohir juga memproyeksikan bahwa pihaknya kemungkinan akan submit pengajuan perpanjangan kontrak kepada pemerintah pada awal tahun 2021 mendatang.

ADRO sendiri merupakan salah satu perusahaan tambang kenamaan yang memberikan kontribusi cukup besar dari segi pajak dan royalty. Sebagai informasi pada tahun 2018 lalu, Adaro menggelontorkan pajak dan royalti sebesar US$ 721 juta. Dimana sebanyak US$ 378 dalam bentuk royalti sedangkan US$ 343 juta dalam bentuk pajak. ADRO juga mengaku bahwa pihaknya cukup transparan dalam pengelolaan wilayah tambang seluas 31.000 ha yang juga dilengkapi dengan terminal, port barging dan lain sebagainya.

Untuk itu, Garibaldi Thohir atau Boy Thohir CEO Adaro Energy berharap bahwa ADRO dapat memperoleh perpanjangan kontrak. Boy pun mengatakan jika berkaca dengan Freepor yang sudah mengantongi perpanjangan kontrak lebih dulu, pihaknya pun cukup optimis dengan nasib kontrak bisnis batubara miliknya.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !