Detail Berita


Hari Ini, Komisi VII DPR Ketok Palu Tingkat I RUU Minerba


"Coal Mining"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 11-05-2020

duniatambang.co.id – Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara atau yang lebih akrab dikenal RUU Minerba hingga saat ini belum rampung. Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih membahas peraturan tersebut.

Komisi VII DPR RI mengagendakan rapat pengambilan keputusan  RUU Minerba pada hari ini, Senin 11 Mei 2020. Sebelumnya, RUU ini termasuk ke dalam daftar RUU yang ditolak oleh masa demonstrasi beberapa waktu lalu di kantor wakil rakyat.

Pengambilan Keputusan Tingkat I ini diadakan DPR bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Hukum dan HAM.

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menyebutkan pada rapat tersebut akan membahas laporan panitia kerja kerja (panja) kemudian dilanjutkan dengan pandangan akhir pemerintah dan pandangan fraksi tentang hasil panitia kerja RUU Minerba.

Anggota Komisi VII DPR, Maman Abdurrahman mengatakan RUU Minerba mendesak untuk disahkan dengan alasan RUU Minerba sudah dibahas sejak 2015. Alasan lainnya yaitu pandemik covid-19 yang menyebabkan banyak pemutusan hubungan kerja karyawan, serta untuk memberikan kepastian investasi.

Sementara, menurut pengamat dari Insitute For Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talatov, Keputusan RUU Minerba terkesan terburu-buru. Abra menyoroti transformasi pertambangan yang belum berjalan baik pada UU Minerba tahun 2009. Ia menilai, tujuan krusial UU Minerba untuk meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, daerah, dan Negara belum terwujud dengan baik.

Ia memberikan contoh, pertumbuhan ekonomi Papua yang menurun pada tahun lalu akibat tekanan sektor pertambangan yang menyebabkan ketimpangan pada masyarakat. Menurutnya, RUU Minerba ini belum terlalu penting untuk disahkan dengan cepat.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor   : Wasis

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !