Detail Berita


Masih Dihujami Sentimen Negatif, Harga Batubara Acuan Mei Anjlok Lagi


"Coal Mining"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 08-05-2020

duniatambang.co.id - Komoditas emas hitam masih harus kembali tertekan. Bagaimana tidak, batubara masih terus dihujami sentimen negatif yang akhirnya membuat harga batubara harus kembali merosot.

Pandemi virus corona atau covid-19 yang menerjang hampir seluruh Negara di dunia dan menginfeksi jutaan korban juga menimbulkan efek berantai ke berbagai hal. Salah satunya yaitu terjadinya perlambatan ekonomi yang akhirnya juga berdampak pada turunnya permintaan batubara di sejumlah kawasan yang notabane merupakan konsumen utama batubara seperti di kawasan Asia yang meliputi China, Korea Selatan, India dan Jepang. Penurunan permintaan ini juga membuat batubara dibayangi kondisi oversupply.

Fakta diatas merupakan alasan dari anjloknya Harga Batubara Acuan (HBA) di bulan Mei 2020 yang harus berada di level US$ 61,11 per ton. Angka tersebut menunjukkan penurunan secara persentase sebesar 7,08% dibandingkan dengan HBA pada bulan sebelumnya. Seperti diberitakan sebelumnya, HBA memang bergerak dinamis dan dua bulan terakhir yaitu April dan Mei HBA cenderung menunjukkan penurunan.

Penurunan HBA ini juga merupakan pengaruh dari penurunan indeks harga batubara global seperti Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900. Sebagai informasi, HBA bulan Mei 2020 ini akan digunakan untuk penjualan langsung (spot) pada titik serah penjualan secara free on board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel) selama satu bulan kedepan.

Efek domino dari penyebaran pandemi covid-19 masih menjadi ancaman besar bagi batubara. Bahkan jika menelisik harga batubara kontrak acuan Newcastle terhitung sejak 21 April hingga 5 Mei 2020, harga batubara cenderung bergerak di rentang US$ 51-54 per ton. Angka ini merupakan level terendah sejak Mei 2016.

Sejumlah analis cenderung melihat kedepannya batubara masih akan berada di fase suram. Lantas, akankah ada sentimen positif yang dapat membuat batubara kembali merangkak naik?

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

 

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !