Detail Berita


PKP2B Segera Berakhir, BUMI Optimis Arutmin Dapat Perpanjangan Izin


"Coal Mining"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 05-05-2020

duniatambang.co.id - PT Arutmin Indonesia adalah salah satu dari sejumlah tambang PKP2B generasi pertama yang kontraknya yang akan segera berakhir. Arutmin sendiri telah mengajukan perpanjangan kontrak dan perubahan status dari Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi (IUPK OP) beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, izin kontrak PKP2B milik Arutmin akan berakhir pada November 2020 mendatang. PT Arutmin Indonesia merupakan anak usaha dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Direktur dan Sekretaris Bumi Resources Dileep Srivastava cukup optimis bahwa perpanjangan izin Arutmin akan segera didapatkan, status PKP2B akan berubah statusnya menjadi IUPK.

Dari sisi perusahaan, baik BUMI maupun Arutmin terus melakukan komunikasi dan mendorong adanya kejelasan kontrak serta kejelasan kuota produksi pada tahun ini. Sebagai tambahan informasi, dua anak usaha BUMI yaitu PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia pada tahun ini harus mematuhi pembatasan kuota produksi yang diberlakukan oleh pemerintah yaitu 52,6 juta ton untuk KPC dan 22,9 juta ton untuk Arutmin.

BUMI memang cukup memaklumi situasi saat ini yang masih disibukkan dengan penanganan pandemi covid-19 sehingga mengakibatkan adanya keterlambatan keputusan final dari pemerintah terkait dengan kejelasan status kontrak tambang miliknya.

BUMI berharap kondisi dapat segera membaik sehingga semua target termasuk kejelasan kontrak dapat segera diselesaikan. Lembaga pemeringkat global S&P dalam risetnya sempat mengatakan bahwa kemungkinan besar pemerintah memang akan memperpanjang izin anak usaha BUMI tersebut, mengingat BUMI merupakan salah satu perusahaan tambang yang menyumbang cukup besar bagi pendapatan Negara yaitu sebesar US$ 230-250 juta setiap tahunnya.  

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !