Detail Berita


Papua Tak Hanya Freeport, Ada Boven Digoel Dengan Potensi Melimpah


"Jalan tempuh Merauke-Boven Digoel"
Sumber gambar: liputan6.com


Tanggal terbit: 03-05-2020

duniatambang.co.id - Daerah paling timur, Papua, menjadi salah satu wilayah paling luas di Indonesia mencapai sekitar 319.063 km persegi. Dengan luas wilayah sebesar itu, tak heran jika Papua memiliki cadangan mineral yang melimpah. Bahkan nama Papua sangat disegani di mata dunia berkat cadangan mineral tambangnya tersebut. Sebut saja tambang emas Grasberg yang jumlah cadangan emas dan tembaganya menjadi yang terbesar di dunia. Potensi mineral tambang Papua tidak hanya sebatas berada di tambang Grasberg saja.

Selain tambang Grasberg yang berada di daerah Mimika, Papua juga memiliki potensi cadangan mineral tambang lainnya yang tak kalah besar. Salah satu yang saat ini menjadi pembicaraan di kalangan ahli pertambangan adalah wilayah Boven Digoel. Wilayah Papua yang berbatasan langsung dengan negara Papua New Guinea itu diindikasikan memiliki kandungan pirit dan arsenopirit. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 silam.

Lebih jauh mengenai potensi hasil tambang di wilayah Boven Digoel, menurut hasil laporan data penelitian Geokimia diketahui terdapat potensi sejumlah mineral logam, yang terbanyak adalah tembaga di sekitaran Sungai Digoel-Manggelum. Ditemukan juga sebaran urat kuarsa serta cadangan seng dan timbal di sekitar wilayah sungai Alim-Manggelum. Sementara potensi emas juga ditemukan di daerah Distrik Mandobo, namun belum diketahui secara pasti berapa besaran jumlahnya. Sayangnya karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran, wilayah itu telah dibandung sejumlah tambang-tambang ilegal yang dikelola oleh warga.

Dari catatan penelitian yang telah dilakukan, untuk daerah Boven Digoel sendiri, mineralisasi yang ditemukan merupakan akibat dari proses alam hidrotermal. Proses ini merupakan pembentukan kandungan mineral akibat terjadinya reaksi panas yang berasal dari larutan hidrotermal dengan bebatuan yang ada di sepanjang daerah rekahan. Proses itu lantas memicu terjadinya proses alterasi. Alterasi sendiri berarti perubahan karakteristik yang terjadi pada batuan yang dipicu oleh suhu dan tekanan lingkungan sekitar.

Secara geomorfologi, daerah Boven Digoel memang memiliki struktur tanah berupa perlipatan, kelurusan dan sesar. Struktur inilah yang memungkinkan adanya potensi sumber daya alam dengan nilai tinggi.

Beberapa wilayah lain juga terindikasi memiliki cadangan mineral yang tak kalah melimpah. Indikasi adanya batubara ditemukan di wilayah Kabupaten Paniai dan Distrik Pantai Barat. Potensi cadangan emas juga ditemukan di sejumlah wilayah lain seperti Mbiandoga, Agisipa, Sugapam Homeyo, dan Paniai Barat. Sementara juga ada potensi cadangan besi di puncak Cartenz yang jumlahnya diketahui sekitar 4 persen.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Faris Primayudha

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !