Detail Berita


Tersendat Corona, Amman Mineral Ajukan Penundaan Penyelesaian Proyek Smelter


"Smelter"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 02-05-2020

duniatambang.co.id - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) merupakan salah satu perusahaan tambang mineral kenamaan yang saat ini tengah menggarap proyek hilirisasi mineral melalui pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter).

Smelter tersebut diproyeksikan akan memiliki kapasitas sebesar 1,3 juta ton konsentrat. Per Januari 2020 lalu, smelter ini sudah memiliki progress pembangunan secara persentase sebesar 22,974%. Proyek smelter milik AMNT ini ditargetkan rampung dan dapat dioperasikan pada 2022 mendatang.

Namun, sayangnya proyek smelter tersebut diproyeksikan akan molor dari jadwal yang sebelumnya direncanakan. Pihak AMNT beberapa waktu lalu resmi mengajukan permohonan penundaan penyelesaian proyek smelter dari target yang sudah dipatok sebelumnya kepada pemerintah yang dalam hal ini yaitu Kementrian ESDM. Head of Corporate Communication AMNT Kartika Oktaviana mengatakan bahwa pihaknya mengajukan penundaan selama 12 bulan hingga 18 bulan dari target awal.

Opsi tersebut akhirnya dipilih AMNT dikarenakan situasi dan kondisi saat ini yang masih terancam penyebaran pandemi virus corona secara global dan adanya ketidakpastian kapan pandemi ini akan berakhir. Sebagai informasi, mitra kerja AMNT dalam menggarap proyek ini berasal dari sejumlah Negara yang juga terdampak pandemi seperti China, Korea Selatan, India dan Finlandia. Situasi dan kondisi ini membuat keterbatasan ruang gerak baik AMNT maupun mitra kerjanya. Hal ini membuat adanya potensi keterlambatan pengerjaan proyek smelter tersebut.

Hal yang sama juga dilakukan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Sama halnya dengan PTFI, AMNT juga berharap pengajuan penundaan ini tidak mempengaruhi kuota ekspor konsentrat miliknya. Sebagai informasi, pada periode 17 Maret 2020 hingga satu tahun kedepan AMNT resmi mengantongi kuota ekspor konsentrat tembaga sebesar 373.626 wet ton. Hingga saat ini pihak AMNT masih menunggu kebijakan ESDM terkait dengan permohonan yang diajukan pihaknya.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !