Detail Berita


Begini Catatan Performa Sejumlah Kontraktor Tambang pada Kuartal I 2020


"Alat Berat Dump Truck"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 30-04-2020

duniatambang.co.id - Periode Januari hingga Maret atau kuartal I tahun 2020 sudah berhasil terlewati. Kinerja emiten kontraktor tambang beraneka ragam. Terdapat emiten kontraktor tambang yang masih dapat membukukan kenaikan volume produksi batubara maupun penguapasan tanah penutup atau overburden. Namun adapula emiten yang justru sebaliknya.  Berikut catatan performa sejumlah kontraktor tambang pada kuartal I 2020:

PT Pamapersada Nusantara (Pama)

PT Pamapersada Nusantara (Pama) yang merupakan anak usaha dari PT United Tractors Tbk (UNTR) yang bergerak pada lini bisnis kontraktor tambang pada kuartal I 2020 harus mengalami penurunan produksi batubara dan pengupasan tanah penutup atau overburden removal.

Dari segi produksi batubara, Pama harus mengalami penurunan secara persentase sebesar 8,9% atau menjadi 27,9 juta ton jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Begitupula dengan pengupasan tanah penutup yang harus mengalami penurunan secara persentase sebesar 9,4% year on year menjadi 212,2 juta bcm. Penurunan dari segi produksi batubara dan pengupasan tanah penutup juga berdampak pada penurunan pendapatan Pama yang secara persentase harus turun sebesar 14% year on year menjadi Rp8,2 triliun.

PT Darma Henwa Tbk (DEWA)

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) merupakan salah satu emiten yang bergerak dalam bisnis kontraktor tambang. Berbeda dengan Pama, DEWA pada kuartal I mampu mencatatkan pertumbuhan volume produksi batubara secara persentase sebesar 19,43% year on year atau menjadi 4,23 juta ton batubara.

Begitu pula dari segi pengupasan tanah menutup atau overburden removal, DEWA juga mencatatkan pertumbuhan secara persentase sebesar 27,78% atau menjadi 31,84 juta bank cubic meter (bcm). Kinerja ini cukup ciamik bagi DEWA, DEWA berharap meski ditengah pandemi seperti sekarang ini, Perusahaan tetap mencatatkan kinerja yang prima.

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) sebagai salah satu emiten yang bergerak dalam bisnis pertambangan memang saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan. Pada kuartal I 2020, DOID memang harus mencatatkan penurunan produksi batubara menjadi 12 juta ton batubara. Angka tersebut turun tipis secara persentase sebesar 1% year on year. Begitupula dengan volume pengupasan tanah penutup atau overburden removal yang harus turun sebesar 11% year on year menjadi 87.3 juta bcm.

PT Samindo Resources Tbk (MYOH)

PT Samindo Resources Tbk (MYOH) juga harus bernasib kurang baik. Volume produksi batubara MYOH harus turun sebesar 14,5% year on year menjadi 2,7 juta ton batubara. Begitupula dengan volume pengupasan tanah penutup yang harus turun sebesar 21% year on year menjadi 10,1 juta bank cubic meter (bcm). Menurut Kepala Hubungan Investor Samindo Resources Ahmad Zaki Natsir penurunan produksi batubara dan overburden pada awal tahun dipengaruhi oleh cuaca yang kurang bersahabat dan membuat operasional terganggu.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   :  Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !