Detail Berita


Pakai Sistem Pengawasan Online, Penerimaan Royalti Tambang Kalteng Meningkat Pesat


"Mine Technology Illustration"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 24-04-2020

duniatambang.co.id - Meski di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit akibat wabah pandemi, rupanya tidak terlalu berpengaruh pada pendapatan royalti sektor pertambangan di wilayah Kalimantan Tengah. Dari laporan yang diterima, hingga periode Maret 2020 realisasi untuk royalti pertambangan di wilayah tersebut jumlahnya mencapai Rp 604 miliar.

Sementara target pendapatan royalti tambang untuk tahun ini diketahui sebesar Rp 967 miliar. Peningkatan pencapaian ini dinilai cukup pesat, sebab pada bulan sebelumnya saja sudah menembus angka Rp 400 miliar.

Optimisme pemerintah setempat untuk bisa menembus target yang sudah dicanangkan cukup tinggi, jika melihat pencapaian yang sudah ada. Sebab baru kuartal pertama saja, jumlahnya sudah melebihi 50 persen dari target capaian. Pihaknya mengaku pencapaian yang membanggakan ini tidak lepas dari kebijakan yang memanfaatkan teknologi online.

Pemantauan dan pengawasan pun bisa berjalan jauh lebih mudah dan pihaknya akan terus mengupayakan dan mengembangkan pemantauan secara online ini, terlebih di tengah situasi yang sedang tidak pasti akibat wabah pandemi.

Pencapaian Pemprov Kalimantan Tengah ini juga mendapatkan tanggapan dari pihak Kementerian ESDM wilayah setempat. Pihaknya mengkonfirmasi jika pendapatan royalti tambang wilayah Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan secara konsisten dari bulan ke bulan.

Harapan besar pun ditunjukkan Kementerian ESDM agar pendapatan royalti tambang ini bisa terus meningkat hingga melebihi target yang ditentukan setiap tahunnya. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mendukung segala upaya pengawasan tersebut.

Berdasarkan laporan pendapatan royalti Pemprov Kalimantan Tengah sebelumnya, pada tahun 2015 royalti yang diterima pemerintah mencapai angka Rp 531 miliar, dan pada tahun berikutnya meningkat menjadi Rp 951 miliar. Peningkatan yang cukup signifikan terjadi sejak era kepemimpinan Sugianto Sabran.

Kebijakan pengawasan yang sangat ketat yang dikeluarkan Sugianto cukup efektif. Sebab sejak saat itu, pendapatan royalti tambang pemerintah pada tahun 2017 berhasil menembus angka Rp 1,7 triliun. Kemudian pada tahun 2018 meningkat lagi menjadi Rp 2 triliun dan terakhir pada 2019 mencapai angka Rp 2,2 triliun.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Umar RP.

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !