Detail Berita


Terbaru, Kementerian ESDM Terbitkan Regulasi Harga Patokan Nikel Domestik


"Nickel Mining"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 23-04-2020

duniatambang.co.id – Harga nikel dalam pasar domestik sempat menjadi sorotan lantaran berada di bawah harga patokan mineral (HPM). Menanggapi hal tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya menerbitkan regulasi harga patokan tata niaga nikel domestik.

Regulasi tersebut dimuat dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Penetapan Harga Patokan Penjualan Logam dan Batubara. Permen ini telah diresmikan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif pada Senin (13/04/2020) lalu.

Permen ini merupakan perubahan ketiga dari Permen Nomor 7 Tahun 2017 yang juga mengatur hal yang sama.

Nikel menjadi primadona dari pertengahan lalu karena berlakunya larangan ekspor nikel. Penambang harus menjual nikel ke perusahaan pengolahan dan pemurnian (smelter). Namun, penambang mengeluhkan nikel yang dijual ke smelter tidak sesuai harapan. Perusahaan smelter hanya membeli nikel di bawah HPM.

Dengan diterbitkan regulasi terbaru ini mewajibkan pihak smelter untuk membeli nikel dengan mengacu pada HPM logam. HPM adalah harga mineral logam yang ditentukan pada suatu titik serah penjualan (at sale point) secara Free on Board untuk masing-masing komoditas mineral logam.

Pihak smelter dan pemegang IUP OP Mineral Logam dan IUPK OP Mineral Logam harus sama-sama mengacu pada HPM logam pada saat melakukan penjualan bijih nikel. Sementara untuk HPM logam yang berapa pada harga patokan bawah (HPB) akan ditetapkan dengan mempertimbangkan mekanisme pasar, peningkatan nilai tambah mineral di dalam negeri, dan pelaksanaan kaidah pertambangan yang baik.

Menanggapi terbitnya Permen ini, Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mengapresiasi Kementerian ESDM dan akan mendukung penuh kebijakan hilirisasi untuk peningkatan nilai tambah bijih nikel.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor    : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !