Detail Berita


Tiga Emiten Tambang Yang Catatkan Capital Gain Lampaui IHSG


"Ilustrasi Saham"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 22-04-2020

duniatambang.co.id - Perdagangan di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode satu bulan ini mencatatkan penguatan sebesar 7,02 persen. Namun dari jumlah penguatan IHSG itu ada tiga emiten tambang yang nilai return sahamnya melampaui jumlah dari IHSG. Ketiga perusahaan tambang tersebut adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Timah Tbk (TINS) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Ketiga perusahaan itu tergabung dalam naungan MIND ID.

Kinerja PT Aneka Tambang

Catatan perdagangan saham PT Aneka Tambang dalam satu bulan ini di IHSG mengalami capital gain yang cukup tinggi yakni sebesar 34.02 persen. Menurut analisa, penguatan saham PT Aneka Tambang ini disebabkan oleh sentimen harga emas yang masih dalam tren naik atau bullish. Sementara dari catatan pendapatan bersih sendiri, PT Aneka Tambang dilaporkan berada pada level Rp 32,71 triliun tahun lalu. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 29,44 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 25,27 triliun.

Kinerja PT Bukit Asam

Selama periode tahun 2019, PT Bukit Asam mencatatkan pembukuan laba bersih sebesar Rp 4,05 triliun. Nilai ini sebenarnya turun dibandingkan tahun lalu sebanyak 19,24 persen yakni pada angka Rp 5,02 triliun. Sementara dari sisi kinerja perusahaan mengalami pelemahan.

Kinerja PT Timah Tbk

Dibandingkan kedua emiten sebelumnya, PT Timah justru adalah yang mengalami penekanan paling berat. Perusahaan menanggung rugi tahun berjalan mencapai angka Rp 611,28 miliar pada laporan tahun lalu.

Berdasarkan catatan tersebut, penguatan saham ketiga emiten itu bukan semata-mata karena cerminan kinerja perusahaan. Tercatat, mulai meningkatnya saham perusahaan tersebut terjadi pada tanggal 23 Maret 2020. Di mana saat itu dilaporkan perusahaan BUMN dan anak usahanya, mengeluarkan pengumuman untuk melakukan aksi buyback saham.

Pengamat menyebut, kenaikan saham ketiga emiten tambang itu murni diakibatkan oleh faktor psikologis pasar yang kembali mendapatkan harapan karena mengetahui akan dilakukan aksi buyback saham. Kemudian, aksi ini tentu bisa jadi pendorong penguatan saham ketiga emiten tersebut. Namun dari ketiganya, adalah PT Aneka Tambang yang paling cerah prospeknya, karena harga saham yang masih dalam tren positif.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !