Detail Berita


Pembangunan Smelter Dominasi 11 Proyek Usulan Tambahan PSN


"Smelter"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 20-04-2020

duniatambang.co.id - Hasil rapat koordinasi finalisasi daftar usulan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digelar secara digital pada beberapa hari yang lalu, akhirnya memutuskan bahwa ada 11 proyek yang diusulkan ke dalam proyek tersebut.

Dalam rapat itu juga terlihat dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Pihak Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan dari Kemenko Kemaritiman memberikan penjelasan bahwa terkait dengan daftar 11 proyek usulan itu, telah dibahas dengan Komisi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

Pihaknya juga akan melakukan evaluasi bersama-sama untuk meninjau kembali dari aspek kemampuan investor, pembiayaan, tata ruang dan dampaknya baik secara langsung dan tak langsung terhadap kondisi ekonomi. Usulan pertama yang mendapat evaluasi adalah proyek smelter RKEF tahap dua yang berada di kawasan industri Pulau Obi. Diketahui pada laporan terakhir, proyek smelter RKEF ini sudah memasuki tahap pendesainan yang diperkirakan memakan biaya investasi sebesar 800 juta dolar Amerika.

Selanjutnya juga ada proyek smelter yang berada di kawasan Weda Bay Industrial Park yang dimasukkan dalam daftar usulan Proyek Strategis Nasional. Sebenarnya, proyek ini sudah direncanakan untuk peresmian pada April 2019 ini, namun harus mengalami kendala lantaran adanya wabah pandemi Covid-19. Diketahui nilai investasinya mencapai 4 sampai 5 miliar dolar Amerika.

Dua proyek smelter tersebut sudah masuk dalam kategori yang bisa dipertimbangkan dalam daftar Proyek Strategis Nasional. Saat ini pihaknya tengah meminta untuk pelengkapan kekurangan yang ada sehingga bisa segera dimasukkan dalam daftar Proyek Strategis Nasional.

Selain dua proyek smelter tersebut yang memang diprioritaskan, terdapat sembilan proyek lain yang diusulkan dalam rapat. Proyek-proyek ini sudah dilakukan peninjauan kepada para pihak investor terkait kemampuan para investor untuk segi keuangan dan eksekusinya dengan target sebelum tahun 2024. Sembilan proyek itu rupanya juga didominasi oleh proyek smelter, yakni berjumlah 6 proyek smelter, 1 proyek pengolahan batubara menjadi metanol, 1 proyek untuk kawasan industri metanol dan terakhir sebuah proyek pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kediri-Tulungagung.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !