Detail Berita


Imbas Corona, Divestasi Saham Vale (INCO) Harus Molor Lagi


"PT Vale Indonesia"
Sumber gambar: asiatoday.id


Tanggal terbit: 17-04-2020

duniatambang.co.id - Penyelesaian divestasi 20% saham milik PT Vale Indonesia Tbk (INCO) oleh holding perusahaan BUMN pertambangan yaitu Mining Industry Indonesia (MIND ID) harus kembali ditunda. Kegiatan divestasi saham tersebut akan memasuki tahap penandatanganan perjanjian-perjanjian definitif terkait dengan keperluan divestasi 20% saham INCO. Perjanjian definitif tersebut terdiri dari Conditional Share Purchase Agreement (CSPA), Shareholder Agreement dan Off taker Agreement.

Namun, mempertimbangkan situasi global dan situasi nasional yang saat ini sedang tidak kondusif sebagai dampak dari penyebaran pandemi virus corona atau covid-19 yang juga berimbas pada tidak stabilnya harga saham.

Kedua belah pihak baik itu MIND ID maupun INCO sepakat untuk melakukan penundaan terhadap penandatanganan perjanjian definitif tersebut. Penandatanganan tersebut akan diundur hingga akhir Mei 2020 mendatang dengan tetap melihat perkembangan situasi global dan nasional nantinya.

Dengan adanya penundaan penandatanganan perjanjian definitif maka akan berimbas pula pada tertundanya pelaksanaan transaksi divestasi 20% saham INCO. Sebelumnya, pelaksanaan transaksi ditargetkan dapat selesai pada Juni 2020 mendatang.

Setelah resmi mengalami penundaan penandatanganan perjanjian, belum dapat diketahui kapan pelaksanaan transaksi divestasi saham INCO akan dijadwalkan kembali. Chief Financial Officer INCO Bernardus Irmanto memberi gambaran bahwa pelaksanaan penyelesaian transaksi memiliki tenggat waktu maksimal enam bulan sejak penandatanganan perjanjian definitif dilakukan.

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak pun mengatakan bahwa kedua belah pihak sangat berhati-hati terhadap pelaksanaan divestasi ini termasuk terkait dengan negosiasi harga 20% saham INCO tersebut. Oleh sebab itu, penundaan menjadi jalan yang dipilih keduanya. Keduanya sepakat akan menunggu kondisi pasar stabil agar tidak merugikan salah satu pihak.

Sejauh ini, MIND ID sudah menyiapkan dana sebesar US$ 500 juta yang bersumber dari pinjaman sejumlah perbankan untuk pelaksanaan transaksi saham tersebut. Baik MIND ID maupun INCO berharap situasi segera membaik dan penyelesaian semua tahapan divestasi 20% saham INCO oleh MIND ID dapat segera rampung.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !