Detail Berita


Mengintip Proses Pembukaan Lahan untuk Kegiatan Penambangan


"Mining Activity"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 15-04-2020

duniatambang.co.id - Beberapa tahun terakhir aktivitas pertambangan di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dengan adanya sejumlah pembukaan areal tambang baru. Lebih dalam tentang pembukaan areal lahan untuk pertambangan baru, tentu harus mengikuti oleh aturan-aturan berlaku yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini salah satunya sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan tambang terhadap lingkungan, setelah tambang tersebut beroperasi.

Analisa Kelayakan Lingkungan

Sebelum melakukan pembukaan lahan baru untuk kegiatan pertambangan, perusahaan harus melakukan pengurusan izin terlebih dahulu. Selama proses pengurusan izin itu, perusahaan juga harus melakukan studi kelayakan lingkungan dan mengurus Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Dalam proses ini, perusahaan wajib mengetahui tentang kondisi lingkungan areal tambang termasuk merumuskan dampak-dampak yang kemungkinan akan terjadi. Hal ini dilakukan untuk memetakan segala resiko serta pengaruhnya terhadap masyarakat dan keanekaragaman hayati di sekitarnya.

Pembebasan Lahan

Langkah ini merupakan kegiatan pembebasan hutan untuk diubah menjadi lokasi pertambangan. Tentu kegiatan ini baru bisa berjalan setelah perusahaan mengantongi izin dari pemerintah. Proses yang dilakukan perusahaan biasanya melakukan pembabatan hutan sebagian atau menyeluruh dari akar, juga bila memungkinkan diperbolehkan untuk pembakaran hutan. Tentunya, harus sesuai dengan studi kelayakan yang telah dilakukan sebelumnya.

Jaminan Lingkungan Sekitar

Sebagai perusahaan yang mengelola wilayah tambang baru itu, tentu diwajibkan untuk bisa memberikan jaminan keamanan serta kesejahteraan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah tambang. Jaminan yang bisa diberikan yakni dengan menerbitkan aturan pelarangan perburuan hewan liar atau aturan dalam pengolahan limbah agar tidak memberikan dampak negatif terhadap kehidupan di sekitar tambang.

Rehabilitasi Lingkungan

Langkah terakhir setelah perusahaan selesai dengan kegiatan tambang di wilayah itu, diperlukan kegiatan rehabilitasi lingkungan. Yakni, dengan melakukan pembentukan kembali ekosistem seperti sedia kala sebelum kegiatan tambang itu dibuka. Beberapa yang bisa dilakukan perusahaan dalam hal ini adalah dengan membangun lahan pembibitan, sehingga masyarakat bisa bercocok tanam kembali di wilayah itu dengan melakukan penutupan lubang-lubang bekas galian terlebih dahulu.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !