Detail Berita


Langkah Berau Coal Amankan Pasokan Batubara di Tengah Pandemi


"Coal Stockpile"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 14-04-2020

duniatambang.co.id - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus melakukan berbagai terobosan untuk tetap menjaga kebutuhan dasar masyarakat di tengah pandemi termasuk kebutuhan energi listrik.

Salah satu contohnya seperti yang terjadi di wilayah Kalimantan Timur yang menggantungkan suplai energi listrik dari PLTU, dengan pasokan dari sejumlah tambang batubara yang ada di wilayah itu. Langkah yang diambil yakni dengan memberikan surat edaran ke sejumlah perusahaan tambang batubara di wilayah tersebut, khususnya terkait kebijakan perusahaan terhadap teknis produksi selama wabah terjadi.

Surat edaran dari pemerintah ini pun mendapatkan atensi secara khusus oleh perusahaan tambang di wilayah itu, yakni PT Berau Coal. Selanjutnya, himbauan yang dibubuhkan dalam surat edaran dijadikan sebagai dasar protokol penanganan Covid-19 dalam lingkup mekanisme operasional kerja di areal pertambangan. Tanggung jawabnya pun dibebankan kepada Kepala Teknik Tambang. Seperti yang diketahui, PT Berau Coal merupakan perusahaan batubara yang menyuplai PLTU Lati sebagai sumber energi listrik utama di wilayah tersebut. 

Hal pertama yang menjadi penerapan dari protokol itu yakni perusahaan akan lebih ketat dalam memantau kondisi para karyawan. Sejumlah fasilitas seperti pengukur suhu tubuh, hand sanitizer, serta penerapan social distancing dijalankan oleh perusahaan untuk mencegah penyebaran virus di areal tambang.

Sementara untuk menjaga produktivitas dan operasional tambang berjalan optimal, PT Berau Coal juga mengambil sejumlah langkah strategis. Sebab menurut pihaknya, operasional perusahaan menjadi motor utama penggerak ekonomi dan pemasok sumber energi di wilayah Kalimantan Timur. Penerapan protokol terhadap karyawan harus benar-benar dijalankan dengan baik, karena pada akhirnya berpengaruh pada operasional perusahaan. Menurut PT Berau Coal, tambang batubara merupakan industri hulu yang strategis, yang berarti dengan menjaga operasional juga menjaga pasokan sumber daya ke PLTU tetap konsisten.

Di lain pihak, Kementerian ESDM wilayah Kalimantan Timur memberikan jaminan tidak akan terjadi penurunan produktivitas batubara di tengah pandemi ini. Memang wabah Covid-19 itu memberikan dampak, namun intensitasnya tidak terlalu signifikan sehingga produksi bisa berjalan dengan normal. Dari pihak perusahaan tambang juga tidak ada keluhan yang berarti terkait kondisi demikian ini. Dalam edaran itu juga pihak Kementerian ESDM menjelaskan adanya larangan kebijakan PHK terhadap para karyawan tambang.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !