Detail Berita


Emas dan Batu Bara Indonesia Kerap Berkoar, Apa Kabar Intan??



Jakarta - Ramainya batu bara dan emas membuat kita lupa akan nasib pertambangan intan di Indonesia. Berita mengenai emas dan batu bara acap kali menghiasi pagelaran berita Indonesia dari pembelian saham Freeport sampai turunnya HBA batu bara di Indonesia.

Pertambangan intan di Indonesia berpusat di Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sebagian besar produksi dilakukan secara tradisional dengan cara mendulang.

Tambang ini pernah heboh dengan penemuan Intan Tri Sakti pada tahun 1965. Para pendulang intan Tri Sakti lalu mempersembahkan intan ini kepada Presiden Indonesia Ir. Soekarno yang memberikan nama intan tersebut Tri Sakti. Intan Tri Sakti memiliki berat 166,75 karat atau 0,03375 Kg.

Penambangan intan di Indonesia sering dilanda bencana longsor akibat kondisi tanahnya yang labil. Tidak jarang bencana longsor ini memakan korban jiwa dengan para penambang yang menjadi korban. Kejadian longsor terbaru di Kalimantan Selatan terjadi pada Senin (11/04/2019).

Dikutip dari metronews.com, salah satu kontributor, Bapak Budi Ismanto mengatakan bahwa “ ……Penambangan intan di daerah Pungpung, Banjarbaru merupakan satu dari sekian titik penambangan intan yang ada di wilayah tersebut. Kasus longsor yang memakan korban jiwa ini adalah yang ke sekian kalinya. Jadi hamper setiap tahun di lokasi Pungpung terjadi longsor……”

Penambangan intan di Kalimantan Selatan semat diusulkan oleh ESDM untuk menjadi Tambang Tradisionil yang akan diawasi dan distandarisasi agar lebih aman. Kurangnya antusiasme dan tradisi penambangan penduduk sekitar membuat hal ini sulit untuk terealisasikan.

Harga Intan Tri Sakti sendiri ditaksir berharga sekitar 10 Triliun Rupiah. Dengan harga sebesar itu, tidak lah kaget warga berbondong – bonding mendulang intan di Cempaka. Keberadaan industri dengan alat – alat dan teknologi yang lebih canggih dapat memperbesar kemungkinan untuk menemukan tri sakti – tri sakti lainnya. Bayangkan laba yang bisa didapatkan.

Besarnya laba yang didapatkan membuat paara penambang intan di Cempaka melupakan keselamatan hidup mereka. Tinjauan keselamatan dan keamanan pekerjaa yang merupakan standard dari daerah tambang lain dihimbaukan.

Fakta akan kondisi dari sektor intan di Indonesia cukup jauh dengan kondisi sektor pertambangan lainnya. Kurangnya perkembangan dan keamanan membuat sektor intan terbengkalai. Selain itu, tidak ada standarisasi harga intan membuat industri sulit menentukan harga pasti intan. Diharapkan di kedepan revolusioner untuk sektor intan muncul untuk mengubah industri intan di Indonesia.

(FPL)