Detail Berita


Ini yang Harus Dilakukan Ketika Umur Tambang Habis


"Mining Activity"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 02-04-2020

duniatambang.co.id - Sumber daya di pertambangan adalah sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui sehingga cadangannya bisa habis di masa mendatang. Persebarannya pun tidak merata, dikarenakan faktor geologis pada masing-masing wilayah. Lalu apa yang akan dilakukan, ketika cadangan sumber daya alam di sebuah areal pertambangan telah habis?

Pembersihan Lokasi

Langkah pertama yang akan dilakukan oleh perusahaan tambang tentu menutup lokasi tersebut. Kemudian perusahaan akan mulai melakukan pembersihan areal tambang. Pembersihan ini tak hanya meliputi peralatan dan fasilitas penambangan, tetapi juga membersihkan sisa-sisa cadangan SDA termasuk limbahnya.

Mungkin untuk pembersihan peralatan dan perlengkapan tambang cukup mudah. Tinggal melakukan pembongkaran kemudian dipindahkan untuk disimpan atau dialihkan ke lokasi tambang lainnya. Namun, akan berbeda dan jauh lebih sulit ketika melakukan pembersihan limbah bekas tambang. Hal ini dilakukan agar lingkungan kembali sehat, dengan mengangkat semua limbah yang ada. Biasanya, akan dilakukan pembersihan menggunakan bahan kimia pula. Salah satunya adalah dengan mengolah tanah bekas areal pertambangan tersebut.

Limbah yang paling berbahaya sering tertinggal di areal pertambangan adalah merkuri. Meski demikian, ada teknik tersendiri untuk membersihkannya. Langkahnya yakni dengan mengambil tanah pada area pertambangan, kemudian mengolahnya dengan bahan kimia untuk memisahkan limbah yang tersisa. Inilah salah satu alasan mengapa banyak perusahaan nakal, yang meninggalkan begitu saja lahan bekas pertambangan mereka. Ya, karena membutuhkan biaya cukup mahal untuk proses pembersihan itu.

Reboisasi Lokasi Bekas Tambang

Mayoritas kerusakan lingkungan yang terjadi karena penambangan adalah karena pertambangan terbuka. Sebab, penambangan terbuka selalu meninggalkan bekas galian yang cukup dalam dan luas. Apalagi, dalam prosesnya menggunakan sejumlah alat berat dan teknologi kimia, yang merusak kandungan organik dan unsur hara yang dimiliki tanah di permukaan tersebut. Kualitas tanah pun mengalami penurunan secara drastis.

Memang, alam bisa melakukan penyembuhan sendiri untuk hal ini. Namun tentunya proses itu membutuhkan waktu yang sangat lama hingga puluhan tahun. Di sinilah, dibutuhkan peran manusia untuk mempercepat proses tersebut. Teknik yang dilakukan adalah dengan melakukan reboisasi, atau penanaman kembali tumbuhan yang ada di lokasi bekas tambang. Dibutuhkan perbaikan kualitas tanah, pemilihan bibit yang tepat, proses penyemaian yang baik serta metode pendukung lain untuk mengembalikan kekayaan hayati di wilayah tersebut.

Alih Guna Lahan Bekas Tambang

Setelah cadangan sumber daya alamnya habis, lokasi bekas tambang tetap bisa memberikan keuntungan. Ketika proses pembersihan telah selesai dilakukan dan tanah bekas pertambangan bersih dari limbah, biasanya perusahaan akan melakukan alih guna lahan.

Beberapa di antaranya dialihkan menjadi pertanian, peternakan hingga dijadikan lokasi wisata baru. Namun banyak juga yang kemudian menjual lahan tersebut, karena menginginkan perputaran uang yang lebih cepat.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !