Detail Berita


Mengenal Istilah-Istilah Yang Sering Jumpai pada Transaksi Batubara


"Coal Stockpile"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 02-04-2020

duniatambang.co.id - Seperti yang diketahui, batubara merupakan salah satu komoditas hasil kegiatan pertambangan. Batubara hasil kegiatan pertambangan tersebut merupakan produk yang nantinya akan dipasarkan. Sama seperti perdagangan pada umumnya, transaksi komoditas batubara merupakan kesepakatan yang saling menguntungkan bagi pihak pembeli maupun penjual.

Transaksi tersebut sering kali terdapat spesifikasi khusus yang disyaratkan pembeli kepada penjual terkait dengan kualitas batubara. Dalam kualitas batubara, terdapat beberapa istilah dalam basis penilaian analisis produk batubara sehingga nantinya ada persamaan persepsi antara pembeli dan penjual terhadap produk batubara yang akan ditransaksikan.

Berikut ini istilah yang akan ditemui dalam basis penilaian analisis produk batubara:

1. ARB (As Received Basis)

Dalam analisis ini, batubara yang diterima oleh pembeli seperti apa adanya. Dengan demikian, analisis pada basis ini masih mengikutsertakan air yang menempel (Free Moisture) pada batubara. Yang dimaksud penerimaan oleh pembeli (as received) ini misalnya pada saat berpindahnya hak kepemilikan batubara di kapal atau tongkang. Pada kondisi ini, terkadang ARB juga disebut dengan as loaded basis.

2. ADB (Air Dried Basis)

Pada kondisi ini, Free Moisture (FM) tidak diikutkan dalam analisis batubara. Pada basis uji  dan analisis ini sudah dilakukan pengeringan alami sesuai suhu ruangan.

3. DB (Dried Basis)

Tampilan dry basis menunjukkan bahwa hasil uji dan analisis dengan menggunakan sampel uji yang telah dikeringkan di udara terbuka seperti ADB, lalu dikonversikan perhitungannya untuk memenuhi kondisi kering. Selain tidak mengikutkan Free Moisture (FM), basis penilaian DB ini juga tidak mengikutkan Inherent Moisture (IM).

4. DAF (Dried Ash Free)

Dry & ash free basis merupakan suatu kondisi asumsi dimana batubara sama sekali tidak mengandung air maupun abu. Adanya tampilan dry & ash free basis menunjukkan bahwa hasil analisis dan uji terhadap sampel yang telah dikeringkan di udara terbuka, lalu dikonversikan perhitungannya sehingga memenuhi kondisi tanpa abu dan tanpa air.

5. DMMF (Dried Mineral Matter Free)

Basis DMMF dapat dikenal pula dengan istilah pure coal basis, yang berarti batubara diasumsikan dalam keadaan murni dan tidak mengandung air, abu, serta zat mineral lainnya. Namun DMMF sangat jarang ditemui dalam transaksi batubara.

Selain istilah diatas, dalam transaksi batubara juga terdapat hal lain yang sangat berkaitan dengan kualitas batubara yaitu kalori. Terdapat pula beberapa istilah yang berkaitan dengan kalori dalam transaksi batubara, seperti:

1. GAD (Gross CV; ADB)

Untuk kondisi ini, Free Moisture sudah tidak termasuk didalamnya. Tampilan kalori dalam kondisi ini cenderung tidak menunjukkan besaran kalor secara tepat yang akan digunakan dalam pemanfaatan batubara.

2. GAR (Gross CV; ARB)

Pada kondisi ini, faktor kadar air total masih termasuk didalamnya. Tampilan kalori masih belum menunjukkan kalor yang efektif untuk dimanfaatkan dalam konversi energi.

3. NAR (Net CV; ARB)

Pada kondisi ini, nilai kalori sudah menampilkan energi panas yang efektif dalam pemanfaatan batubara.

Istilah-istilah di atas akan sering ditemui dalam spesifikasi kualitas batubara saat terjadi transaksi antara penjual dan pembeli. Komoditas batubara merupakan salah satu komoditas hasil kegiatan pertambangan yang cukup “seksi” untuk diperjualbelikan baik untuk memenuhi kebutuhan energi maupun kebutuhan industri lainnya.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !