Detail Berita


Berkaca Pada 2019, Begini Prediksi Harga Batubara Tahun Ini


"Coal"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 31-03-2020

duniatambang.co.id – Harga komoditas batubara pada tahun 2019 menjadi tahun suram bagi batubara. Tercatat, harga batubara pada tahun lalu itu mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Hal tersebut bisa dilihat dari Harga Batubara Acuan (HBA) pada November 2019 yang ditetapkan oleh pemerintah, yang mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan periode yang sama di tahun 2018. Pada November 2018, HBA yang ditetapkan sebesar 97,9 dollar Amerika per ton. Sementara pada November 2019, HBA yang ditetapkan mengalami penurunan sekitar 47,43 persen, di angka 66,27 dollar Amerika per ton.

Meski terjadi kelesuan pada harga batubara, pada dasarnya terjadi peningkatan produksi setiap tahunnya. Hal ini berarti, kegiatan pertambangan masih mengalami kenaikan dan semakin bergeliat. Bahkan, pemerintah pun mengaku sampai mengalami kesulitan dalam mengontrol produksi. Sebab, kewenangan atas hal ini tak hanya dimiliki pemerintah pusat, tetapi juga dimiliki oleh pemerintah daerah. Penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) mengalami peningkatan yang cukup besar, karena adanya otonomi khusus kepada Pemda.

Pada akhirnya, produksi batubara menjadi sangat besar, dan membuat harganya menjadi turun. Pemerintah pun berharap perusahaan bisa melakukan keseimbangan antara jumlah produksi dan kebutuhan pasar. Produksi batubara yang cukup besar ini, menjadikan Indonesia sebagai salah satu eksportir batubara terbesar dunia. Jika dilihat berdasarkan data yang ada, jumlah ekspor batubara Indonesia ke seluruh dunia mencapai angka 400 juta ton.

Cina menjadi negara yang paling banyak menerima suplai batubara dari Indonesia. Tercatat sebanyak 45 persen ekspor batubara Indonesia adalah ke negara tirai bambu itu. Nilainya pun mencapai angka 7,5 miliar dollar Amerika. Bahkan akhir tahun lalu, Cina meneken MOU dengan sejumlah duta besar beberapa negara, terkait impor batubara. Jadi bisa disimpulkan kebutuhan batubara Cina masih tinggi, dan akan semakin meningkat.

Sementara itu, untuk tahun 2020 ini harga batubara masih cukup bagus meski mengalami sejumlah tekanan. Termasuk karena imbas dari wabah Virus Corona. Permintaan batubara oleh Cina dan India akan semakin meningkat. Salah satu penyebabnya karena Cina meninggalkan konsep green economy mereka dengan kembali mengandalkan batubara, demi mengejar kompetisi perang dagang dengan Amerika.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !