Detail Berita


Daftar Perusahaan yang Akuisisi Saham Tambang Asing Kuartal Pertama Tahun Ini


"Ilustrasi akuisisi saham"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 27-03-2020

duniatambang.co.id - Meski sedang berada di tengah ketidakpastian pasar saat ini, tak menutup langkah sejumlah perusahaan lokal yang melakukan ekspansi bisnis mereka. Sejumlah perusahaan diberitakan telah melakukan akuisisi terhadap beberapa saham perusahaan tambang asing.

Hal ini sebagai perwujudan salah satu kebijakan perusahaan dalam mengepakkan sayap bisnis mereka. Berikut ini sejumlah perusahaan yang telah mengakuisisi saham perusahaan tambang asing pada kuartal pertama tahun ini.

Akuisisi Destini, Singapura

Sumber Energi Alam Mineral (SEAM) Group, pada 17 Februari lalu telah resmi melakukan penandatanganan kerjasama untuk melakukan akuisisi terhadap saham perusahaan Destini asal Singapura. Total saham yang diakuisisi itu diketahui sebesar 55 persen. Pihak perusahaan menjelaskan, jika langkah ini diambil sebagai kebijakan strategis untuk pengembangan sejumlah lini bisnis mereka.

Penandatangan itu dilakukan oleh Jangkung Suwarno selaku wakil dari anak perusahaan SEAM Group yakni, PT Berkah Sadaya Adhikarya dengan CEO Destini yakni, Mr. Ismail yang dilakukan di Westin Hotel Jakarta. Kerjasama ini juga meliputi pembelian 10 unit tongkang, untuk mendukung proses distribusi batubara perusahaan.

Akuisisi Ravenwood, Australia

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, (DSSA) melalui anak usahanya dan EMR Capital melakukan kerjasama pembentukan perusahaan ventura bersama dengan Golden Investment (Australia) II Pte, Ltd.

Nantinya masing-masing perusahaan akan mendapatkan saham 50 persen, yang kemudian digunakan untuk melakukan akuisisi tambang Ravenwood yang berada di Queensland, Australia. Kerjasama pembentukan perusahaan ventura bersama itu dilakukan pada 15 Januari silam. Kedua perusahaan berkomitmen untuk mengeluarkan dana masing-masing sebesar US$ 70 juta.

Ravenswood sendiri diketahui sudah menjalankan usahanya sejak tahun 1993 dan diprediksi mampu memproduksi emas sebanyak 54 ribu ounces per tahun. Sementara itu, cadangan cadangan emas yang dimiliki tambang Ravenswood dilaporkan sebesar 2,74 juta ounces.

Akuisisi Tambang Stanmore

17 Maret lalu, Golden Energy and Resources Ltd (GEAR), melakukan pembelian kembali saham milik Stanmore Coal sebesar 2,93 persen. Dengan jumlah penambahan saham ini, total saham yang dimiliki oleh GEAR pada Stanmore Coal totalnya menjadi 31,35 persen. Jumlah dana yang dikeluarkan untuk akuisisi tersebut diketahui mencapai 6 juta dollar Australia, yang dilakukan secara tunai dengan menggunakan dana internal perusahaan.

GEAR sendiri merupakan anak usaha dari Golden Investment, yang diketahui sebagai salah satu perusahaan milik Sinarmas Group. Tercatat, perusahaan secara konsisten melakukan penambahan jumlah saham di Stanmore dalam kurun waktu setahun terakhir.

 

Penulis  : Edo Fernando

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !