Detail Berita


Sering Dengar Kode KCMI, Sudah Tahu Artinya?


"Mining employees work at site"
Sumber gambar: shell.com


Tanggal terbit: 26-03-2020

duniatambang.co.id – KCMI merupakan singkatan yang mungkin tidak asing lagi bagi para pelaku usaha di industri pertambangan. Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI) adalah komite yang bertanggung jawab untuk pengembangan, pembaruan, dan sosialisasi Kode KCMI.

Apa itu Kode KCMI?

Kode KCMI merupakan kode profesional yang digunakan untuk pelaporan publik atas hasil, sumberdaya, dan cadangan mineral dan batubara di Indonesia.

Siapa saja anggota KCMI?

KCMI beranggotakan perwakilan dari Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), dan Kementerian Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara dan Badan Geologi Indonesia), serta Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sejarah Kode KCMI

Kode KCMI pertama kali diresmikan pada September 2011 melalui Konvensi Nasional KCMI. Kode KCMI 2011 telah direvisi pada akhir 2017 dengan meluncurkan kode baru yaitu Kode KCMI 2017. Kode KCMI telah mendapat pengakuan dan penerimaan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penerbitan peraturan I-.A1, yang berlaku sejak November 2014.

Peraturan tersebut mengakui pernyataan sumberdaya dan cadangan minerba yang ditandatangi oleh Competent Person Indonesia (CPI). Kementerian ESDM mewajibkan pelaporan hasil eksplorasi, sumber daya dan cadangan mineral harus mengacu pada kode KCMI dan ditandatangi oleh CPI.

Baca juga: Mengenal Pentingnya Peran CPI Pada Pertambangan

Mengapa KCMI itu penting?

Kegiatan eksplorasi hingga produksi dan akuisisi tambang memerlukan pendanaan yang tidak sedikit sehingga membutuhkan dana segar dari investor. Sementara investor untuk menyediakan dana memerlukan status sumberdaya dan cadangan yang diharapkan dapat meyakinkan investor dan pertumbuhan aset.

Untuk meyakinkan investor, status sumberdaya dan cadangan harus berdasarkan pelaporan yang akurat dan kredibel. Dengan demikian, pelaporan tersebut dibuat berdasarkan Kode KCMI untuk mendapatkan pengakuan dan penerimaan yang valid.

Kode KCMI ini juga bertujuan untuk menghindari hasil manipulasi pelaporan sumberdaya dan cadangan mineral dan batubara yang dapat menyebabkan kerugian bagi investor.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !