Detail Berita


Gasifikasi Batubara, Begini Proses Pengubahan Batubara Menjadi Gas


"Coal"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 26-03-2020

duniatambang.co.id - Gasifikasi yakni sebuah proses kimiawi yang mengubah bahan bakar berbentuk padat menjadi senyawa gas, melalui reaksi dengan sejumlah campuran beberapa zat. Beberapa waktu lalu, PT Pertamina Persero menjajaki kerjasama bersama PT Bukit Asam Tbk, untuk menciptakan sebuah bahan bakar baru yang berasal dari proses gasifikasi batubara. Lalu seperti apa mekanismenya?

Proses Gasifikasi Batubara

Pada dasarnya, proses dalam gasifikasi batubara yakni dengan mengkonversi batubara yang berbentuk padatan menjadi sebuah gas yang bernilai bakar, dengan memanfaatkan reaksi oksidasi dengan udara. Proses konversi ini dilakukan pada reaktor yang kemudian diberi nama gasifier. Nantinya, hasil dari gasifikasi batubara ini bisa dimanfaatkan untuk sejumlah kebutuhan sehari-hari seperti bahan bakar atau bahan kimia lainnya.

Teknik Gasifikasi Batubara

Ada sejumlah teknik yang dipakai dalam proses gasifikasi ini yakni di antaranya adalah :

  • Entrained Bed Gasification - Proses konversi batubara menjadi gas yang menggunakan teknik semburan
  • Fixed Bed Gasification - Proses konversi batubara menjadi gas yang menggunakan teknik aliran unggun diam
  • Fluidized Bed Gasification - Proses konversi batubara menjadi gas yang menggunakan teknik fluida cair

Diketahui dari sejumlah praktek uji yang dilakukan, teknik Fixed Bed Gasification adalah teknik yang paling sedikit membutuhkan biaya dan prosesnya pun cukup sederhana.

Tahapan Proses Gasifikas

Dalam menjalankan proses gasifikasi batubara, ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan selama proses. Tahapan-tahapan itu meliputi, proses pengeringan, devolatilisasi, oksidasi dan terakhir proses reduksi.

Tahapan pengeringan perlu dilakukan untuk menghilangkan kandungan air yang ada pada sebuah batubara. Selanjutnya batubara yang sudah dikeringkan akan dilakukan devolatilisasi dengan cara dipanaskan hingga batubara akan mengalami dekomposisi menjadi arang, gas dan tar.

Kemudian batubara yang sudah mengalami dekomposisi itu akan melewati proses oksidasi, yakni hasil dari devolatilisasi dipanaskan kembali hingga batubara yang sudah berbentuk arang akan melepaskan sejumlah molekul, untuk kemudian sisa dari arang itu akan direduksi menjadi gas untuk dijadikan bahan bakar.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !