Detail Berita


Saatnya Mengenal Peringkat Batubara Menurut ASTM


"Coal Stockpile"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 23-03-2020

duniatambang.co.id – Batubara adalah salah satu bahan bakar fosil yang dapat terbakar yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan kemudian melalui proses pembatubaraan. Proses pembatubaraan terjadi akibat pengaruh suhu, tekanan, dan waktu yang sangat lama. Proses pembatubaraan ini mempengaruhi peringkat batubara.

Batubara dapat diklasifikasikan berdasarkan peringkat menurut ASTM (American Standard for Testing and Materials).  Parameter yang digunakan untuk mengkalsifikasikan batubara berdasarkan peringkat ini adalah kadar karbon padat, kadar zat terbang, dan nilai kalori.

Kelas batubara berdasarkan peringkat menurut ASTM terbagi menjadi:

1. Antrasit

Antrasit merupakan kelas batubara tertinggi dengan karakteristik memiliki warna hitam yang berkilauan (luster) metalik. Antrasit mengandung 86-98% unsur karbon dengan kadar air kurang dari 8%.

Apabila dibakar, antrasit tidak menghasilkan asap karena proses karbonisasi yang baik yang disebabkan oleh sangat sedikitnya unsur yang mudah menguap.

2. Bituminus

Bituminus adalah kelas batubara tertinggi kedua setelah antrasit. Bituminus mengandung 68-86% unsur karbon dengan kadar air 8-10% dari beratnya.

Bituminus mengandung zat seperti tar yang disebut aspal. Warnya bisa hitam atau kadang coklat gelap.

3. Sub-Bituminus

Jika dibandingkan dengan bituminus, batubara peringkat sub-bituminus memiliki kandungan air yang lebih banyak dan karbon yang lebih sedikit dari bituminus. Oleh sebab tiu, sub-bituminus menjadi sumber panas yang kurang baik dari bituminous.

Secara fisik, batubara jenis sub-bituminus memiliki ciri-ciri fisik berwarna coklat gelap sampai cenderung hitam.

4. Lignit

Lignit adalah batubara berwarna coklat yang sifatnya sangat lunak dan mempunyai kandungan air yang banyak sekitar 35-75% dari beratnya. Lignit bisa dikatakan sebagai jenis batubara yang paling rendah kualitasnya dibandingkan dengan 3 jenis peringkat batubara yang telah dijelaskan sebelumnya.

Klasifikasi batubara ini akan menentukan pemanfaatan batubara tersebut. Selain pemeringkatan menurut ASTM, batubara juga dapat diklasifikasikan menurut ISO (International Standard Organization).

 

Penulis : Mayang Sari

Editor   : Wasis

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !