Detail Berita


Raih Rp 409 M Dari Royalti Tambang, Pemprov Kalteng Optimis Lampaui Target


"Coal Stockpile"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 20-03-2020

duniatambang.co.id - Di bawah kepemimpinan H. Sugianto Sabran sebagai Gubernur Kalimantan Tengah, royalti tambang dari beberapa perusahaan yang ada di wilayah itu mengalami kenaikan secara signifikan.

Peningkatan royalti yang masuk ke Pemprov Kalteng ini tentu akan sangat membantu pembangunan di kawasan tersebut. Sabran pun yakin dan sangat optimis ke depannya, nilai royalti dari perusahaan-perusahaan tambang akan terus meningkat secara konsisten. Target untuk tahun 2020 dari pemasukan tambang pun dipastikan bisa tercapai, bahkan terlampaui.

Peningkatan ini sejalan dengan komitmen Pemprov Kalteng dalam penanganan royalti untuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Oleh karenanya, pihak Pemprov akan meningkatkan pengawasan juga di lapangan, salah satunya dengan menerapkan sistem online memanfaatkan teknologi yang ada saat ini.

Sementara itu pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Kepala Dinas Provinsi Kalteng Ermal Subhan, membanggakan pencapaian ini. Dia menjelaskan bahwa untuk triwulan pertama tahun ini saja, royalti yang masuk sudah sebesar Rp 409 miliar. Seperti yang diketahui, jumlah target penerimaan royalti untuk tahun 2020 ini adalah sebesar Rp 967 miliar. Dengan jumlah royalti yang sudah diterima, nilainya sudah hampir separuh target, padahal angka itu masih untuk laporan per Februari.

Pihak ESDM Provinsi Kalteng menjelaskan target itu optimis bakal terlampaui, selaras dengan berbagai kebijakan pengawasan yang sudah dilakukan pihak-pihak yang berwenang. Namun meski jumlah pencapaian penerimaan royalti itu cukup tinggi, bukan berarti kedepannya tidak akan ada hambatan.

Salah satu faktor yang saat ini sedang menjadi potensi kendala terbesar adalah merebaknya wabah Virus Corona. Pihaknya menilai, wabah tersebut akan sangat berdampak pada aktivitas distribusi pasar, yang juga erat kaitannya dengan perubahan harga serta cuaca.

Pada laporan yang sudah diterima, tercatat untuk tahun 2017, pemasukan royalti yang diterima sebesar Rp 1,730 triliun. Untuk tahun 2018 sebesar Rp 2,077 triliun. Sementara untuk tahun 2019 lalu tercatat sebesar Rp 2,240 triliun. Terakhir pada laporan triwulan pertama tahun ini tercatat sebesar Rp 409 miliar.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !