Detail Berita


Masih Dibayangi Sentimen Negatif, Batubara Mampu Naik Tipis 0,3%


"Coal"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 19-03-2020

duniatambang.co.id - Batubara memang cukup malang, sejak 2019 lalu komoditas batubara terus mengalami berbagai tekanan. Pergerakan harga batubara pun cenderung lesu. Bahkan komoditas batubara masih sangat rentan untuk terkoreksi. Alih-alih sentimen positif, batubara justru masih sangat mesrah dengan sentimen negatif.

Kendati demikian, batubara dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kenaikan harga meskipun masih sangat kecil. Tercatat pada (16/3) harga batubara kontrak berjangka ICE Newcastle ditutup menguat 0,99% ke level US$ 66,1/ton. Lalu pada (17/3) harga batubara kontrak berjangka ICE Newcastle juga ditutup menguat 0,3% ke level US$ 66,3/ton. 

Meskipun hanya kenaikan tipis, hal ini masih menjadi kabar yang cukup menyenangkan. Hal ini dipicu terkait dengan membaiknya kondisi China setelah sempat diterjang wabah virus corona. Saat ini, China menunjukkan penurunan kasus infeksi virus corona cukup signifikan. Lantaran hal tersebut, sejumlah aktivitas industri dan sosial masyarakat berangsur kembali beroperasi. Aktivitas ekonomi pun kini mulai membaik.

Selain itu, impor batubara China sejak awal Maret tercatat mengalami kenaikan secara persentase sebesar 1,88% atau mencapai 10,8 juta ton dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini juga diyakini menjadi sentimen positif bagi komoditas batubara. Seperti yang diketahui, China memang menjadi salah satu importir batubara terbesar.

Namun, batubara belum dapat berbangga hati. Lantaran, komoditas batubara masih dibayangi oleh sentimen-sentimen negatif yang suatu waktu dapat membuat harga batubara kembali terkoreksi. Kedepannya belum dapat diprediksi apakah China akan kembali meningkatkan impor batubara atau justru sebaliknya. Selain itu, kebijakan pembatasan impor batubara China juga nampaknya masih menghantui komoditas batubara. Lantas, sejauh mana batubara dapat merangkak naik?

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !