Detail Berita


Tiga BUMN Tambang Akan Lakukan Buyback untuk Dongkrak Kinerja Saham


"Stock Illustration"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 18-03-2020

duniatambang.co.id - Tiga perusahaan tambang BUMN akan melakukan aksi buyback atau pembelian kembali saham. Perusahaan tersebut yakni, PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Timah Tbk yang ketiganya bergabung dalam MIND ID.

Tak tanggung-tanggung, total dana yang akan digelontorkan mencapai Rp 500 miliar. Di mana PT Bukit Asam akan menyumbang dana sebesar Rp 300 miliar, sementara PT Aneka Tambang dan PT Timah masing-masing menyumbang sebesar Rp 100 miliar.

Sebelumnya, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan surat edaran untuk buyback, karena kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan yang cukup kuat sejak awal tahun ini. Surat edaran tersebut pun direspon sebagai peluang emas bagi ketiga emiten itu untuk melakukan aksi buyback.

Berdasarkan laporan Bloomberg pada perdagangan hari Senin (16 Maret 2020), saham berkode PTBA itu berada pada level Rp 1.835 per lembar saham. Nilai ini melemah sebesar 6,85 persen dari perdagangan sebelumnya. Dari data ini, diketahui bahwa harga saham telah terkoreksi sebanyak 31,02 persen sepanjang tahun berjalan 2020.

Manajemen PT Bukit Asam memberikan penjelasan bahwa jumlah saham yang akan di buyback tidak akan melebihi angka 20 persen dari jumlah yang disetorkan. Jumlah nilai ini diambil sebagai kepatuhan terhadap aturan yang sudah ada.

Dari data yang ada, saham treasury yang dimiliki PT Bukit Asam saat ini diketahui sebanyak 2,87 persen dari total kepemilikan saham, dengan nilai sekitar 330 juta saham.

Sementara itu dari tempat terpisah, Arviyan Arifin selaku Direktur Utama PT Bukit Asam mengatakan saham treasury tersebut akan dilepas kembali dengan jatuh tempo pada tahun 2021 mendatang. Untuk melakukan buyback, dana yang akan digunakan berasal dari kas internal perusahaan.

Oleh karena aksi buyback itu, diprediksi perusahaan akan mengalami penurunan total ekuitas menjadi Rp 18,12 triliun. Meski demikian PT Bukit Asam akan berpotensi mendapatkan keuntungan sebesar 6,25 persen setiap tahunnya, dari penggunaan dana menjadi deposito dengan tenor selama 12 bulan.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !