Detail Berita


Intip Realisasi Produksi Batubara dan Mineral Nasional Hingga Awal Maret 2020


"Coal Production"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 17-03-2020

duniatambang.co.id – Indonesia memiliki sejumlah kekayaan alam dalam bidang pertambangan seperti batubara dan mineral. Setiap tahunnya pemerintah melalui Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral atau ESDM mematok target produksi nasional yang ingin dicapai mulai dari batubara hingga sejumlah komoditas mineral.

Kementereian ESDM mematok target produksi batubara nasional sebesar 550 juta ton pada tahun 2020. Total angka tersebut akan dibagi menjadi dua porsi yaitu porsi untuk kuota ekspor sebesar 395 juta ton dan porsi untuk serapan domestik atau pemenuhan Domestik Market Obligation (DMO) sebesar 155 juta ton.

Baca juga: Masih Melimpah! Berikut Laporan Jumlah Potensi Sumber Daya Minerba Indonesia Beserta Cadangannya

Realisasi produksi batubara hingga pekan pertama Maret 2020 mencapai 94,72 juta ton atau secara persentase sudah mencapai 17,22% dari target. Adapun untuk serapan domestik sudah mencapai 16,37 juta ton dan untuk keperluan ekspor mencapai 30,24 juta ton.

Pemerintah mematok target produksi nasional untuk komoditas mineral yang cukup beragam. Untuk produksi katoda tembaga pemerintah pada tahun ini mematok target sebesar 291.000 ton dengan realisasi per 6 Maret 2020 mencapai 1.255 ton. Untuk produksi emas nasional pemerintah mematok target sebesar 120 ton dengan realisasi per 6 Maret 2020 mencapai 3,15 ton atau secara persentase baru mencapai 2,5% dari target.

Target produksi nasional perak pada tahun ini berada pada angka 290 ton dengan realisasi per 6 Maret 2020 secara persentase baru mencapai 3,21% dari target atau baru mencapai 3,42 ton. Untuk produksi timah nasional pada tahun ini dipatok bisa mencapai 70.000 ton dengan realisasi per 6 Maret 2020 baru mencapai 6.059 ton atau 9,3% dari target.

Sedangkan untuk komoditas nikel target produksi yang dipatok cukup beragam seperti untuk produk nikel matte sebesar 78.000 ton dengan realisasi per 6 Maret 2020 sebesar 12.868 ton atau 16,5% dari target.

Produksi bijih nikel diharapkan tahun ini dapat mencapai 30 juta ton dengan realisasi per Februari 2020 baru mencapai 3,89 juta ton. Sedangkan realisasi produksi untuk Nikel Pig Iron (NPI) dan FerroNikel per 6 Maret 2020 berturut-turut sebesar 69.912 ton dan 178.436 ton. Pemerintah dan pelaku pasar berharap kondisi pasar untuk komoditas tambang pada tahun ini dapat lebih baik dari tahun lalu dan sejumlah target produksi dan penjualan pada tahun ini dapat tercapai.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !