Detail Berita


Kementrian ESDM Bidik Pertumbuhan Iklim Investasi Eksplorasi Tambang Terus Tumbuh


"Coal"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 16-03-2020

duniatambang.co.id - Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral atau ESDM terus memutar otak untuk dapat menumbuhkan iklim investasi untuk kegiatan eksplorasi tambang. Seperti yang diketahui, kegiatan eksplorasi di sektor pertambangan sangat dibutuhkan agar dapat menemukan pundi-pundi sumberdaya dan cadangan baru demi keberlanjutan sektor tambang di masa depan.

Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan bahwa investasi untuk kegiatan eksplorasi tambang memang masih cukup minim. Jika dilihat dalam lima tahun terakhir, alokasi belanja eksplorasi tidak pernah melebihi 3,5% dari total investasi minerba di tahun yang sama.

Sebagai informasi, Pada tahun 2017, investasi untuk kegiatan eksplorasi berada pada angka US$ 130,76 juta atau secara persentase sebesar 2,13% dari total investasi sektor minerba. Tahun 2018 naik menjadi US$ 159,85 juta atau merupakan 2,14% dari total investasi sektor minerba dan pada tahun lalu investasi untuk eksplorasi berada pada angka US$ 204,38 juta atau merupakan 3,14% dari total investasi sektor minerba.

Pada tahun ini, investasi untuk kegiatan eksplorasi ditargetkan mencapai US$ 271,09 juta atau 3,14% dari total investasi sektor minerba yaitu sebesar US$ 7,74 miliar.

Pemerintah akan menyiapkan sejumlah skema terkait dengan strategi agar dapat meningkatkan alokasi investasi untuk kegiatan eksplorasi setiap tahunnya. Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Bambang menyebutkan bahwa salah satu upaya yang diproyeksikan akan diambil oleh pemerintah yaitu memastikan adanya payung hukum terkait dengan kewajiban eksplorasi bagi perusahaan.

Kebijakan tersebut rencananya akan dimasukkan pada revisi UU Nomor 4 tahun 2009 atau UU Minerba yang saat ini masih dibahas bersama Komisi VII DPR RI.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan sinkronisasi regulasi terkait dengan kepentingan eksplorasi agar lebih efektif dan efisien seperti sinkronisasi kegiatan dengan berbagai sektor lainnya antara lain dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pengelolaan data-informasi oleh pemerintah serta pemerintah juga akan melakukan peninjauan terhadap nilai Kompensasi Data Informasi (KDI) agar lebih ekonomis.

Pemerintah yang dalam hal ini ESDM akan serius menyiapkan rencana implementasi dari berbagai skema strategi tersebut. Dengan menerapkan skema tersebut, kementrian ESDM optimis iklim investasi untuk kegiatan eksplorasi dapat tumbuh setiap tahunnya.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !