Detail Berita


Bagaimana Antisipasi Pemerintah Pengaruh Corona terhadap Sektor Tambang?


"Coal"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 13-03-2020

duniatambang.co.id – Virus corona makin merebak di tanah air yang menyebabkan pengusaha was-was terhadap ketidakstabilan harga komoditas, termasuk batubara. Pemerintah diharapkan dapat melakukan antisipasi virus corona untuk mitigasi dalam menentukan jumlah produksi dan eskpor batubara dan harga batubara acuan.

Di tengah virus corona yang makin menyerang, pemerintah perlu mengambil langkah agar virus corona tidak terlalu berdampak pada batubara yang rentan terkoreksi. Kenyataannya, virus corona ini  berkaitan erat dengan batubara karena China sebagai Negara sumber corona adalah Negara konsumen batubara terbesar dari Indonesia.

Pengaruh tersebut berdampak pada pengurangan ekspor batubara dari Indonesia yang ujung-ujungnya akan mempengaruhi harga batubara.

Tidak hanya penjualan batubara, jika penyebaran corona makin meluas juga berpengaruh terhadap perkembangan smelter di Indonesia. Sebagian besar smelter yang dibangun di Indonesia disokong oleh investor China termasuk juga tenaga kerja dan teknologi.

Kondisi ekspor batubara juga turut ikut terganggu akibat penyebaran virus corona. Batubara dari Indonesia ke China harus melalui proses karantina selama beberapa hari sehingga menyebabkan proses pengangkutan batubara menjadi lebih lama dari biasanya.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga tengah gencar memanfaatkan batubara untuk keperluan domestik. Terbukti pada tahun 2019, Domestic Market Obligation (DMO) batubara mengalami peningkatan mencapai 138 juta ton dari target 128 juta ton.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !