Detail Berita


Daftar Inventarisasi RUU Minerba Selesai Pembahasan


"Hammer trial"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 06-03-2020

duniatambang.co.id - Revisi Undang-Undang Nomor 4 Thaun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara atau UU Minerba telah menyelesaikan pembahasan mengenai Daftar Inventaris Masalah (DIM), yang selanjutnya akan diberikan kepada tim sinkronisasi.

Usai membentuk Panitia Kerja pada Kamis (13/2), Pemerintah bersama Komisi VII DPR-RI bekerjasama untuk mempercepat proses pembahasan mengenai DIM tersebut. Ketua Komisi VII DPR-RI Sugeng Suparwoto pada acara diskusi yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengatakan, kita telah menyelesaikan draft pembahasan Daftar Inventaris Masalah sejumlah 938 pada Kamis malam (27/2).

Menurut Sugeng, pembahasan draft UU Minerba bisa menjadi produk perundang-undangan yang dibahas paling cepat pada periode DPR kali ini, namun Sugeng mengklaim bahwa draft yang kita kerjakan terbilang sangat cepat tapi telah melalui proses yang sangat teliti dan tidak dikerjakan secara serampangan, karena dalam prosesnya kami tidak memulai dari awal melainkan melanjutkan tahapan di periode DPR sebelumnya alias carry over.

Draft pembahasan DIM yang telah selesai selanjutnya akan diserahkan kepada tim sinkronisasi, kemudian lanjut ke dalam rapat komisi dan terakhir akan disahkan dalam rapat paripurna. Lebih lanjut Sugeng mengatakan dalam pembahasan tersebut tidak hanya dikhususkan pada pembahasan mengenai Perjanjian Karya Pengusahaan Batubara (PKP2B), juga termasuk mengenai tata kelola perizinan dan pengelolaan tambang.

Seperti diketahui, bahwa PKP2B menjadi pokok pembahasan serius karena banyak pihak yang tengah menanti hasil keputusan tersebut, karena pada tahun ini setidaknya terdapat perusahaan batubara yang akan habis periode masa kontrak PKP2B nya yaitu PT. Arutmin Indonesia yang akan selesai pada 1 November 2020.

“Pemerintah bersama Komisi VII DPR-RI menargetkan pembahasan draft mengenai UU Minerba ini akan segera diselesaikan dan paling lambat akan selesai pada bulan Agustus 2020,” ungkap Sugeng.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !