Detail Berita


Harga Batubara Acuan Maret Merangkak Naik Capai USD 67,08 per Ton


"Coal"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 05-03-2020

duniatambang.co.id – Memanasnya kasus virus corona yang merebak ke berbagai Negara hingga menghampiri Indonesia dalam pekan ini ternyata membuat harga batubara dalam negeri merangkak naik. Harga Batubara Acuan Bulan Maret mencapai USD 67,08 per ton.

Meski melonjak tidak terlalu tinggi, namun kabar ini tetap membawa angin segar bagi pengusaha batubara. Kenaikan HBA Bulan Maret sebesar 0,28% dari posisi pada Februari sebesar USD 66,89 ton.

Kenaikan ini turut dipengaruhi oleh virus corona yang menyebabkan pasokan batubara ke China menjadi berkurang. Selain itu, juga disebabkan oleh belum mulai beroperasinya tambang batubara di China setelah libur Tahun Baru Imlek kemarin.

Baca juga: Corona Sebabkan Konsumsi Listrik China Turun, Emiten Batubara Terdampak?

Penyebab lain naiknya HBA Maret adalah adanya peningkatan permintaan batubara di Jepang, India, dan Korea Selatan. Namun, sepanjang tahun 2019 harga batubara mengalami penekanan yang cukup tajam bahkan terendah sejak 3 tahun terakhir.

Harga batubara bergantung pada kegiatan ekspor batubara. Virus corona yang mendunia akan menghambat pergerakan harga batubara ke arah positif. Untuk itu, diperlukan katalis positif untuk meningkatkan harga batubara di tahun 2020.

Pelemahan harga batubara di tahun lalu pun cukup berdampak signifikan terhadap tiga emiten batubara ternama dalam negeri. PT Adaro Energy (ADRO), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) kompak mencatatkan penurunan laba bersih.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor   : Wasis

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !