Detail Berita


Serius Garap Gasifikasi, PTBA Akan Teken Perjanjian Kerjasama


"Coal"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 04-03-2020

duniatambang.co.id - Emiten batubara pelat merah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sedang gencar mengembangkan proyek gasifikasi. Proyek gasifikasi ini akan mengubah batubara menjadi dimethylether (DME). Dalam pengembangan proyek tersebut, PTBA berkolaborasi dengan dua perusahaan kenamaan yaitu PT Pertamina dan Air Product.

Ketiga emiten tersebut yaitu PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Pertamina dan Air Product dijadwalkan akan menandatangani perjanjian final kontrak kerjasama pada akhir bulan ini. Penandatanganan perjanjian final tersebut terkait dengan beberapa hal yang mengatur tentang semua rencana transaksi, harga batubara dan biaya proses dari pengoperasian proyek gasifikasi tersebut.

Namun, dalam kerjasama ini belum dapat diketahui besaran porsi investasi yang akan diperuntukkan pada pengembangan proyek gasifikasi bagi masing-masing emiten tersebut. Untuk saat ini, yang diketahui hanya porsi peran yang akan dipikul oleh masing-masing emiten antara lain Air Product akan berperan sebagai penyedia teknologi untuk keperluan proyek DME, PTBA akan menjadi penyedia bahan baku berupa batubara, lalu Pertamina akan berkolaborasi bersama dengan PTBA menjadi off takers dari produk DME yang dihasilkan nantinya.

Proyek gasifikasi ini memang tengah digalakkan oleh pemerintah dalam rangka hilirisasi. Pemerintah melalui Kementrian ESDM dibawah pimpinan Arifin Tasrif menunjukkan dukungannya dalam pengembangan gasifikasi dengan pemberian insentif berupa harga khusus bagi batubara untuk keperluan gasifikasi berkisar US$ 20-US$ 21 per ton. Hal ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan iklim investasi.

Sebagai informasi, proyek ini diproyeksikan membutuhkan investasi sebesar US$ 2,3 miliar. Saat ini, pengembangan proyek tersebut masih dalam tahap engineering procurement construction (EPC) dengan harapan dapat dioperasikan pada 2024 mendatang.  PTBA, PT Pertamina dan Air Product berharap semua dapat berjalan sesuai dengan rencana tanpa hambatan signifikan termasuk agenda terdekat yaitu penandatanganan final kontrak bagi ketiganya.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !