Detail Berita


Tunggu Pasar Saham Stabil, Divestasi Vale Ditargetkan Akhir Maret Mendatang


"PT Vale Indonesia Tbk"
Sumber gambar: Asiatoday.id


Tanggal terbit: 04-03-2020

duniatambang.co.id - Divestasi 20% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) oleh Mining Industry Indonesia (MIND ID) yang merupakan holding perusahaan pertambangan di Indonesia sudah bergulir sejak Oktober 2019 lalu.

Kewajiban divestasi saham INCO tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Sederet tahapan sudah dilakukan oleh pihak INCO dan MIND ID. Keduanya diproyeksikan akan melakukan proses penandatanganan kesepakatan pembelian saham pada akhir Maret 2020 mendatang. MIND ID di bawah pimpinan Orias Petrus Moedak mengatakan bahwa pihaknya tidak mau terburu-buru dalam melakukan divestasi 20% saham vale ini. Hal ini juga terkait dengan pertimbangan kondisi pasar saham saat ini.

Orias mengatakan bahwa pada kondisi pasar saham yang fluktuatif seperti sekarang ini maka dikhawatirkan dapat merugikan kedua belah pihak. Dikarenakan, harga yang ditransaksikan dapat melambung tinggi maupun lebih rendah dibandingkan dengan keadaan normal. Dalam penentuan harga ini akan mempertimbangkan rata-rata harga saham dalam 12 bulan terakhir.

Sebagai informasi, hingga saat ini harga tertinggi untuk saham INCO dalam setahun terakhir berada di level Rp 3.970, sementara terendah berkisar pada angka Rp 2.450/saham. Sedangkan yang terbaru pada perdagangan Selasa (3/3) kemarin, Melansir data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) harga saham INCO berada di level 2.720/saham.

Dengan pertimbangan kondisi pasar saham yang masih fluktuatif tersebut, Baik MIND ID maupun pihak INCO hingga saat ini masih melakukan koordinasi dan pembahasan di internal masing-masing terkait dengan kesepakatan harga. Keduanya pun sepakat akan mengungkapkan besaran harga divestasi 20% saham INCO tersebut kepada publik saat penandatanganan kesepakatan pembelian.

Kesepakatan pembelian tersebut ditargetkan akan berlangsung pada akhir Maret 2020, kemudian akan dilanjutkan dengan eksekusi pembayaran sesuai dengan mekanisme pasar modal yang berlaku.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !