Detail Berita


Indonesia Positif Corona, Begini Jadinya Harga Nikel


"Ilustrasi Virus Corona"
Sumber gambar: kompas.com


Tanggal terbit: 03-03-2020

duniatambang.co.id - Wabah virus corona memang semakin merebak hingga ke 60 negara di dunia. Bahkan, Senin (2/3) Presiden Indonesia Joko Widodo resmi menyatakan bahwa di Indonesia sudah ada warga Negara yang positif terjangkit corona. Wabah corona selama beberapa waktu belakangan ini memang kian mewabah ke sejumlah Negara dan mulai berdampak signifikan terhadap sejumlah harga komoditas dan pada pertumbuhan ekonomi.

Adanya pernyataan resmi bahwa Indonesia positif corona sempat mempengaruhi pasar saham, bahkan mempengaruhi harga komoditas, salah satunya nikel. Nikel justru merasakan hal manis dengan ditandai melejitnya harga. Sebelumnya, nikel memang harus menelan pil pahit pada penutupan perdagangan Jumat (28/2) lalu harga nikel untuk pengiriman kontrak tiga bulan di London Metal Exchange (LME) harus berada di level terendah sejak akhir 28 Agustus 2019 yaitu US$ 12.375 per ons troi.

Seiring dengan resminya Indonesia terjangkit corona harga nikel kontrak tiga bulanan di London Metal Exchange justru melejit secara persentase sebesar 3,5% menjadi US$ 12.685 per metrik ton. 

Sejumlah analis menilai pelonjakan harga nikel ini dikarenakan adanya kekhawatiran pasar terhadap pasokan nikel dunia setelah Indonesia resmi mengumumkan bahwa warga negaranya positif corona. Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan pemasok nikel terbesar di dunia.

Kekhawatiran pasar akan kian bertambah jika dalam beberapa waktu kedepan penyebaran corona di Indonesia kian meningkat dan tak terkendali maka produksi bijih nikel dan besi kasar nikel dapat semakin berkurang. Hal ini tidak menutup kemungkinan menyebabkan harga nikel kembali melejit.

Pelaku pasar berharap pemerintah Indonesia dapat menekan penyebaran virus corona ini agar tidak menyeruak ke berbagai daerah lainnya yang nantinya akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi dan harga sejumlah komoditas.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !