Detail Berita


IMIP Catat Nilai Ekspor USD 8 Miliar


"Kawasan IMIP"
Sumber gambar: marketeers.com


Tanggal terbit: 28-02-2020

duniatambang.co.id - Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) hingga saat ini telah mencatatkan nilai ekspor sebesar USD 8 Miliar, sejak mulai produksi 5 tahun lalu. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun membanggakan catatan ini. Luhut pun membandingkan dengan ekspor mobil Jepang yang membutuhkan waktu lebih dari 30 tahun untuk mencapai nilai USD 8 Miliar itu.

Diketahui catatan tersebut berasal dari nilai ekspor untuk produk stainless steel yang berasal dari olahan nikel. Sementara itu Kawasan IMIP sendiri sudah memasang target nilai ekspor sebesar USD 11 Miliar untuk tahun ini. Luhut memperkirakan, target tersebut akan mudah dicapai, sebab beberapa waktu lalu telah dimulai penggenjotan produksi carbon steel untuk mendukung peningkatan nilai ekspor.

“Untuk tahun ini ada carbon steel, dan diperkirakan kita akan punya ekspor kira-kira USD 11 miliar,” Luhut menerangkan.

Meski demikian jumlah sebesar itu bukanlah target realistis. Nilai itu kemungkinan bisa saja lebih kecil, mengingat adanya wabah virus Corona yang dampaknya begitu terasa hingga ke industri pertambangan. Seperti yang sudah diketahui bersama, wabah itu mengganggu rantai pasokan barang di seluruh dunia.

Luhut juga menambahkan, seharusnya value added itu sudah dilakukan sejak dahulu. Karena sudah dari 50 tahun lebih Indonesia hanya mengandalkan komoditas dari bahan mentah, tanpa adanya value added. Contoh nyatanya seperti PT Freeport.

Hal ini selaras dengan kebijakan pemerintah yang mulai melakukan transformasi bidang ekonomi dari Commodity Base menjadi Value Added Base. Beberapa perubahan itu seperti nikel yang diproses terlebih dahulu menjadi steel atau juga baterai lithium yang kemudian bisa untuk dilakukan recycling kembali.

Kebijakan ini merupakan salah satu dari perwujudan harapan pemerintah untuk generasi yang akan datang agar bisa menikmati kehidupan yang lebih baik.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !