Detail Berita


Batubara Anjlok, Laba DOID Sepanjang 2019 Turun Hingga 72,9%


"Coal"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 26-02-2020

duniatambang.co.id - Sepanjang 2019 lalu memang menjadi tahun yang cukup berat bagi komoditas batubara, bagaimana tidak batubara selalu dihinggapi sentimen negatif dan sangat rentan terkoreksi. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) merupakan salah satu kontraktor pertambangan yang mendapat getah dari anjloknya batubara sepanjang 2019 lalu.

DOID tercatat mengalami penurunan laba bersih secara persentase sebesar 72,9% atau berada diangka US$ 20,48 juta. Padahal pada tahun sebelumnya, DOID mampu membukukan laba bersih sebesar US$ 75,64 juta. Selain laba bersih, DOID juga tercatat mengalami penurunan pendapatan secara persentase sebesar 1,2% atau berada diangka US$ 881,81 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada diangka US$ 892,45 juta.

Penurunan laba bersih dan pendapatan tersebut berbanding terbalik dengan beban pokok pendapatan dan beban keuangan yang justru mengalami kenaikan sepanjang 2019 lalu. Beban pokok pendapatan DOID secara persentase naik 9,21% dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau berada di level US$ 739,19 juta. Sedangkan beban keuangan secara persentase naik 6,3% dari tahun sebelumnya atau berada pada angka US$ 58,38 juta.

Hal ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh harga batubara yang tidak stabil pada tahun lalu bahkan cenderung turun. Pada tahun lalu, DOID mampu memproduksi batubara hingga 50 juta ton atau secara persentase naik 18% year-on-year dengan volume pengupasan lapisan penutup atau overburden removal sebesar 380,1 juta bank cubic meter (cbm) atau secara persentase turun 3% year-on-year.

Pada tahun ini, DOID belum dapat membeberkan sejumlah target yang akan dipatok terkait dengan produksi maupun pendapatan. Pihaknya pada tahun ini akan fokus untuk melakukan kegiatan efisiensi dan pengoptimalan produksi ditengah volatilitas harga batubara yang masih berlangsung.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !