Detail Berita


Produksi Nikel PT Vale Indonesia Tahun Ini Diprediksi Stagnan


"PT Vale Indonesia"
Sumber gambar: Asiatoday.id


Tanggal terbit: 26-02-2020

duniatambang.co.id - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan jumlah produksi nikel yang mencapai angka 71.025 metrik ton pada tahun lalu. Angka ini diketahui turun secara tahunan sebesar 5,05%. Meski demikian, pencapaian nilai produksi ini sedikit lebih banyak dari target yang dicanangkan sebesar 71.000 - 73.000 metrik ton tahun ini.

Perkembangan yang stagnan dalam produksi nikel PT Vale Indonesia ini disebabkan fokus pekerjaan terbagi dengan adanya pembangunan smelter yang sedang direncanakan. Director Finance and Control Vale Indonesia Adi Susatio mengatakan, fokus pekerjaan tidak juga menjadi patokan utama akan tetapi juga tergantung harga nikel dan strategi perusahaan,karena harga nikel dipengaruhi secara fundamental oleh permintaan pasar dunia, tentu permintaan tersebut juga sangat tergantung pada kondisi ekonomi dunia serta jumlah ketersediaan nikel yang ada.

Adi pada tahun lalu juga telah menjelaskan bahwa terjadi penurunan produksi nikel yang disebabkan adanya pemeliharaan dalam rangka proyek Kanal Larona. Diketahui proyek kanal itu mempunyai fungsi memasok air yang menjadi sumber pembangkit listrik Larona, salah satu dari tiga PLTA milik INCO. PLTA itulah yang menjadi penopang seluruh operasional PT Vale Indonesia.

Adi Susatio menambahkan ada sejumlah faktor yang mempengaruhi income dan profit INCO. Salah satu yang terbesar yakni harga bahan bakar batubara dan minyak, serta pasar komoditas nikel itu sendiri.

Karena pihaknya tidak mampu melakukan kontrol terhadap harga komoditas pasar dunia, langkah yang diambil adalah fokus dalam manajemen internal. Mengatur jumlah produksi dan biaya yang dikeluarkan lewat berbagai program konversi dan penghematan, adalah prioritas INCO saat ini.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Hazred Umar Fathan

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !