Detail Berita


Bagaimana Sih Jaminan Reklamasi Sesuai Regulasi Pemerintah?


"Reklamasi Tambang"
Sumber gambar: Beritasatu.com


Tanggal terbit: 23-02-2020

duniatambang.co.id - Industri pertambangan dalam pengoperasiannya memiliki dampak positif dan negatif. Dampak negatif dari kegiatan pertambangan salah satunya adalah rusaknya ekosistem di areal pertambangan tersebut karena proses penggalian dan penimbunan batuan penutup.

Menurut kaidah pertambangan yang baik dan benar setiap perusahan yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) harus membuat suatu perencanaan pengelolaan lingkungan yaitu berupa dokumen reklamasi dan pascatambang. Dalam dokumen reklamasi dan pascatambang dibahas secara rinci pengelolaan lingkungan pasca penambangan sehingga memulihkan dampak kerusakan lingkungan dan area penambangan aman untuk ditinggalkan.

Perusahaan diwajibkan melakukan reklamasi dan pascatambang. Pemerintah Indonesia dalam hal ini melalui Kementrian Energi dan Sumberdaya Alam (ESDM) menerbitkan peraturan mengenai pengelolaan lingkungan pertambangan yaitu Peraturan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Nomor 07 Tahun 2014, tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Pascatambang pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Dalam peraturan ini perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang melakukan kegiatan ekplorasi dan kegiatan produksi wajib menyerahkan rencana reklamasi dan dana jaminan reklamasi serta jaminan pasca tambang sebagai jaminan perbaikan lingkungan atas lahan yang terganggu akibat aktivitas penambangan

Jaminan Reklamasi adalah dana yang disediakan oleh Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebagai jaminan untuk melakukan kegiatan reklamasi.

Pemegang IUP dan IUPK baik Ekplorasi maupun Operasi Produksi wajib menyediakan Jaminan Reklamasi tahap Ekplorasi dan atau tahap Operasi Produksi sesuai dengan penetapan besaran Jaminan Reklamasi oleh direktur jenderal atas nama menteri atau gubenur sesuai dengan kewenangannya.

Penempatan Jaminan Reklamasi ini tidak serta merta menghilangkan kewajiban perusahaan pertambangan untuk melakukan kegiatan reklamasi.

Jaminan Reklamasi Tahap Ekplorasi

Jaminan Reklamasi tahap Ekplorasi ditempatkan seluruhnya di awal sesuai dengan penentuan biaya Reklamasi tahap Ekplorasi dan dibuat dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Ekplorasi.

Jaminan Reklamasi tahap Ekplorasi dalam bentuk deposito berjangka yang ditempatkan pada bank pemerintah atas nama Direktur Jenderal atau Gubenur pemegang IUP/IUPK Ekplorasi dengan jangka waktu penjaminan sesuai jadwal Reklamasi tahap Ekplorasi

Jaminan Reklamasi Tahap Operasi Produksi

Jaminan Reklamasi tahap Operasi Produksi dibuat per 5 (lima) tahun, jika umur tambang kurang dari 5(lima) tahun maka Jaminan Reklamasi dibuat sesuai umur tambang. Penempatan jaminan reklamasi ini dimuat dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahunan.

Bentuk jaminan reklamasi tahap Operasi Produksi dapat berupa rekening bersama, deposito berjangka, bank garansi dan cadangan akuntansi (accounting reserve). Perusahaan pertambangan harus mengajukan ke Direktur Jenderal atas nama Menteri atau Gubenur bentuk jaminan reklamasi yang akan ditempatkan. Jaminan Reklamasi ditempatkan dalam bentuk rupiah atau dolar amerika serikat.

Jumlah jaminan reklamasi ditetapkan berdasarkan biaya reklamasi sesuai dengan rencana tahunan yang disusun pada dokumen reklamasi untuk jangka 5 tahun. Penetapan besaran jaminan reklamasi sendiri yaitu untuk jangka waktu 5 tahun dengan rincian biaya setiap satu tahun.

Pemegang izin usaha pertambangan, mengajukan peninjauan terhadap perencanaan dan anggaran biaya untuk reklamasi, kepada instansi pemerintah yang berwenang. Instansi pemerintah tersebut yaitu direktur jenderal atas nama Menteri, gubernur, atau bupati/walikota, sesuai dengan kewenangannya memberikan penilaian dan persetujuan atas rencana reklamasi. Persetujuan rencana reklamasi oleh instansi pemerintah yang berwenang, harus termasuk di dalamnya penetapan besaran jaminan reklamasi. Jadi tidak ada pagu tetap berapa biaya jumlah jaminan reklamasi sebuah perusahaan pertambangan. Jaminan Reklamasi diperhitungkan berdasarkan anggapan bahwa kegiatan reklamasi akan dilaksanakan oleh pihak ketiga. Jaminan reklamasi harus ditempatkan sebelum dilakukan kegiatan penambangan baik kegiatan ekplorasi atau kegiatan operasi produksi.

Pencairan Jaminan Reklamasi

Direktur Jenderal atas nama Menteri atau gubernur dengan kewenangannya sebelum memberikan persetujuan pencairan Jaminan Reklamasi tahap Eksplorasi wajib melakukan evaluasi terhadap laporan pelaksanaan Reklamasi tahap Eksplorasi yang disampaikan setiap 1 (satu) tahun sekali. Evaluasi terhadap laporan pelaksanaan Reklamasi tahap Eksplorasi dilaksanakan dengan berpedoman pada Kriteria Keberhasilan Reklamasi Tahap Eksplorasi. Pencairan Jaminan Reklamasi tahap Eksplorasi hanya dapat dilakukan setelah hasil penilaian mencapai nilai 100 % (seratus persen).

Penilaian penentuan besaran pencairan atau pelepasan Jaminan Reklamasi tahap Operasi Produksi ditentukan sebagai berikut:

a. Paling banyak 60% (enam puluh persen) dari besaran Jaminan Reklamasi tahap Operasi Produksi apabila telah selesai melaksanakan penatagunaan lahan yang terdiri atas:

- Penataan lahan dan penimbunan kembali lahan bekas tambang;

- Penyebaran tanah zona pengakaran;

- Pengendalian erosi dan sedimentasi,

b. Paling banyak 80% (delapan puluh persen) dari besaran Jaminan Reklamasi tahap Operasi Produksi apabila telah selesai melaksanakan kegiatan dan pekerjaan revegetasi yang terdiri atas:

- Penanaman tanaman penutup (cover crop);

- Penanaman tanaman cepat tumbuh;

- Penanaman tanaman jenis lokal; dan/atau

- Pengendalian air asam tambang, sebagaimana ditetapkan dalam rencana Reklamasi tahap Operasi Produksi yang disetujui.

- 100% (seratus persen) dari besaran Jaminan Reklamasi tahap Operasi Produksi setelah kegiatan Reklamasi tahap Operasi Produksi memenuhi penyelesaian akhir, sesuai dengan Pedoman Penilaian Reklamasi Tahap Operasi Produksi.

 

Penulis : Madaniyah
Editor    : Umar RP.
Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !