Detail Berita


Lima Industri Ini Tidak Kena Zero ODOL Hingga 2022


"Kendaraan melintas di jalan umum"
Sumber gambar: ekonomis.bisnis.com


Tanggal terbit: 18-02-2020

duniatambang.co.id - Zero ODOL atau Zero Over Dimension Over Loading merupakan kebijakan bebasnya jalanan dari angkutan bermuatan lebih dan kelebihan dimensi. Aturan ini memang mendapat berbagai tanggapan dari sejumlah sektor industri terutama bagi mereka yang menggunakan truk bermuatan untuk keperluan logistik dan distribusi produk. Kebijakan ini juga dinilai akan memberatkan sejumlah sektor.

Kebijakan ini akan dijalankan pada 2021 mendatang, namun terdapat 5 sektor industri yang mendapatkan pengecualian dan waktu tenggang dalam pemberlakuan kebijakan zero ODOL ini. Kelima industri tersebut antara lain industri semen, baja, kaca lembaran, beton ringan, dan air minum dalam kemasan.

Baca juga: Aturan Zero ODOL Beratkan Industri Semen, Ini Tanggapan Sejumlah Emiten

Pemerintah memberikan keringanan kelima industri tersebut untuk tidak terkena pemberlakuan ODOL hingga maksimal 2022 mendatang. Kendati demikian, terdapat ruas jalan yang tidak memberikan toleransi dan tetap memberlakukan kebijakan zero ODOL per 2021 termasuk untuk kelima industri tersebut yaitu ruas Jakarta-Cikampek dan Gresik.

Toleransi yang diberikan pemerintah terhadap 5 industri yaitu industri semen, baja, kaca lembaran, beton ringan, dan air minum dalam kemasan memang hanya sebatas waktu tenggang dan toleransi pada waktu pemberlakukan kebijakan saja, setelahnya kelima industri tersebut harus tetap mengikuti kebijakan zero ODOL.

Kementrian Perindustrian sebelumnya sempat mengusulkan pemberlakuan zero ODOL ini pada 2023–2025 dengan pertimbangan sejumlah sektor industri perlu mempersiapkan diri terkait aturan ini terlebih lagi perlunya kesiapan armada alternatif seperti kapal dan kereta api.

Akhirnya Kementerian Perindustrian dan Perhubungan menyepakati kebijakan zero ODOL ini akan resmi diberlakukan pada 2021 dengan tetap memberikan dispensasi ke 5 sektor industri yang waktu penerapannya lebih lama yaitu pada 2022 mendatang. Siapkan sejumlah industri hadapi kebijakan ini?

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor  : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !