Detail Berita


Penjualan Batubara Menurun, HEXA Lirik Sektor Lain


"Alat Berat PT Hexindo Adiperkasa Tbk"
Sumber gambar: hexindo-tbk.co.id


Tanggal terbit: 17-02-2020

duniatambang.co.id - Melemahnya sektor tambang batubara memaksa emiten penyedia bisnis alat berat seperti PT. Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) memutar otak untuk meningkatkan angka penjualan. Berbagai sektor layak dilirik untuk tetap mempertahankan kinerja penjualan dari emiten yang mengandalkan pundi-pundi pendapatan dari penjualan dan penyewaan alat berat.

Jika dilihat dari volume penjualan, hingga kuartal ketiga catatan viskal HEXA berhasil menjual  alat berat excavator sebanyak 1.150 unit. Angka ini adalah 60% untuk kuartal ketiga periode fiskal April 2019 hingga Maret 2020 yang ditargetkan menjual excavator sebanyak 1.916 unit.

Meskipun volume penjualan alat berat mengalami penurunan, segmen bisnis penjualan dan sewa alat mengalami kenaikan sebanyak 3%. Periode April hingga Desember 2019 HEXA berhasil membukukan pendapatan US$ 189,98 juta. Lini bisnis Penjualan dan penyewaan alat berat menyumbang angka pendapatan sebanyak 58% dari total pendapatan HEXA.

Jika dilihat dari data catatan penjualan alat berat di Indonesia, di tahun 2019 memang mengalami penurunan yang cukup dalam, yaitu sebesar 26%. Sementara sektor bisnis tambang non batubara, seperti nikel dan mineral yang lain layak dilirik oleh HEXA.

Di tengah lesunya industri tambang berbasis komoditas batubara, emiten yang menyediakan alat berat memang terdampak secara langsung. Organisasi terpaksa harus berpikir dan melihat sektor pasar yang lebih menjanjikan.

 

Penulis : Suwanjaya

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !