Detail Berita


Bangun Dua Smelter, Vale Masih Lakukan Negosiasi


"Smelter"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 14-02-2020

duniatambang.co.id - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebagai salah perusahaan tambang nikel raksasa di Indonesia, kini tak hanya fokus untuk mencapai target produksi saja melainkan turut menunjukkan komitmennya untuk melakukan hilirisasi. Sebagai informasi, di tengah pelarangan ekspor nikel, Vale tahun ini tidak membidik target produksi yang muluk-muluk. Vale mematok target produksi nikel dalam matte sebanyak 71.000 ton.  

Hilirisasi memang menjadi salah satu fokus Vale pada tahun ini, apalagi tahun ini memang merupakan tahun perdana dimana kebijakan pelarangan ekspor nikel diberlakukan. Saat ini, Vale tengah fokus dengan rencana pembangunan dua proyek smelter. Kedua smelter tersebut akan berlokasi di Bahodopi, Sulawesi Tengah dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

Dalam pembangunan smelter ini, Vale memang tidak akan sendiri melainkan akan mencari mitra kerjasama untuk membentuk joint venture atau perusahaan patungan. Namun, Vale belum dapat menyebutkan siapa yang akan menjadi mitranya nanti dalam mengembangkan proyek smelter ini. Vale hanya menegaskan jika saat ini pihaknya masih dalam tahap negosiasi dengan mitranya tersebut terkait proyek smelter yang akan digarap.

Proyek smelter ini memang masih harus didiskusikan secara mendetail oleh Vale dan mitranya. Vale berharap pembahasan ini dapat selesai pada tahun 2020. Sebagai informasi untuk pengembangan smelter ini, Vale digadang-gadang membutuhkan dana investasi berkisar US$ 5 miliar.

Smelter milik Vale di Bahodopi direncanakan akan menjadi tempat produksi dan pengolohan nikel.  Sedangkan smelter milik Vale di Pomalaa akan memproduksi Mixed Sulphide Precipitate (MSP) yang menjadi salah satu komponen pembuatan baterai kendaraan listrik. Vale mengharapkan smelter di Bahodopi akan rampung pada 2024 mendatang lalu disusul dengan smelter Pomolaa.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !