Detail Berita


Toba Bara Dan INDY Tahan Akuisisi, Ini Fokus Bisnisnya


"coal"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 05-02-2020

duniatambang.co.id - Sejumlah emiten masih harus menunggu dan menahan diri untuk melakukan akuisisi tambang terutama batubara dikarenakan pasar yang masih belum menjanjikan. 2020 memang menjadi tahun yang diprediksi sepi akuisisi lahan tambang. Begitu pula yang dilakukan oleh dua emiten tambang yaitu PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) dan PT Indika Energy Tbk (INDY) yang belum memiliki rencana untuk akuisisi.

Kedua emiten tersebut memiliki fokus bisnis lain dibandingkan memilih kegiatan akuisisi tambang. PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) memilih untuk mengembangkan proyek energi kelistrikan seperti sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT).  TOBA memang saat ini mencoba ekspansi bisnis ke arah hilirisasi dan pengembangan power project yang didalamnya termasuk renewable energy atau sumber energi non-coal dan sejumlah proyek PLTU.

Proyek PLTU TOBA seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sulbagut-1 di Provinsi Gorontalo serta proyek PLTU Sulut-3 di Provinsi Sulawesi Utara, yang masing-masing berkapasitas 2x50 Megawatt (MW). Selain itu, untuk target produksi batubara pada 2020 ini TOBA masih mematok  target berkisar 4 juta-5 juta ton. Sedangkan, untuk kegiatan belanja modal atau capital expenditure (capex) pada tahun ini, TOBA memproyeksikan sebesar US$ 160 juta.

Selaras dengan TOBA, INDY juga menahan diri untuk melakukan akuisisi. Pada tahun ini INDY fokus menggarap ekspansi bisnis berupa pengembangan investasi di asset existing, yakni lahan tambang di Paser, Kalimantan Timur dan Barito, Kalimantan Tengah. Selain itu, INDY juga berencana untuk menyelesaikan proyek bisnis non-batubara yaitu penyelesaian fuel storage di Kariangau, Kalimantan Timur. Pada tahun ini, INDY juga akan fokus pada pengendalian biaya dan peningkatan produktivitas dengan target produksi batubara yang dipatok sebesar 30,95 juta ton.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR. 

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !