Detail Berita


Giatkan EBT, PLN Kembangkan Sertifikat REC


"Perusahaan Listrik Negara"
Sumber gambar: pln.co.id


Tanggal terbit: 31-01-2020

duniatambang.co.id - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) turut menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) yang juga bertujuan untuk mengurangi emisi karbon akibat penggunaan bahan bakar fosil sebagai salah satu sumber energi. PLN baru-baru ini akan mengembangkan produk Renewable Energy Certificate (REC) atau sertifikat penggunaan EBT bagi pelaku usaha.

Pengembangan produk Renewable Energy Certificate (REC) PLN akan menggandeng Clean Energy Investment Accelerator (CEIA) Indonesia sebagai mitra kerjanya nanti. Kerjasama keduanya dalam menggarap REC tertuang dalam nota kesepahaman asistensi teknis inovasi produk EBT. REC dapat digunakan pelaku usaha untuk mendapatkan pengakuan dunia internasional atas partisipasi dan komitmennya dalam menggiatkan penggunaan EBT pada kepentingan operasionalnya. Sebenarnya REC merupakan produk lama yang dulunya hanya bisa didapatkan pelaku usaha dengan memakai REC yang berbasis internasional, hal ini membuat pelaku usaha merogoh kocek lebih dalam.

PLN saat ini akan menginisiasi agar REC atau sertifikat EBT tersebut bisa didapatkan di dalam negeri. PLN akan fokus menerbitkan sertifikat EBT tersebut ke perusahaan-perusahaan sektor komersial dan industri. Sejumlah pelaku usaha yang sudah menggunakan EBT menyambut baik rencana PLN tersebut seperti PT Unilever Indonesia Tbk yang selama ini menggunakan produk REC berbasis internasional.

Adanya produk REC ini diklaim dapat menumbuhkan pangsa pasar EBT yang lebih banyak. REC ini juga merupakan produk PLN dalam mendukung pengembangan EBT. PLN dan CEIA akan melakukan kajian dan penelitian terkait dengan REC yang akan disesuaikan dengan kondisi ketenagalistrikan di Indonesia.

PLN dan CEIA saat ini belum dapat menyebutkan proyeksi harga REC yang nantinya dibutuhkan pelaku usaha untuk mendapatkan REC tersebut. Keduanya masih menggarap beberapa kajian dan studi terkait REC termasuk atribut energi atau renewable energy attribute tracking system yang meliputi sistem pencatatan, pelaporan, dan pengakuan atas kepemilikan sertifikat EBT yang sesuai standar internasional. Keduanya berharap dapat segera merealisasikan rencana produk REC ini dan ke depannya semua proses tidak menemui hambatan secara signifikan.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !