Detail Berita


Menteri BUMN Dukung Penuh PTBA Lakukan Gasifikasi Batu Bara


"Pertemuan Menteri BUMN dengan PT Bukit Asam Tbk dan Air Products & Chemicals"
Sumber gambar: Dokumen PTBA


Tanggal terbit: 31-01-2020

duniatambang.co.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama Air Products & Chemicals, Inc. yang berbasis di USA, melakukan pertemuan dengan Kementerian BUMN Republik Indonesia terkait dengan proyek hilirisasi batubara pada Rabu malam (29/1). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri BUMN, Direktur Utama PTBA, dan CEO Air Products.

Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir menyambut baik kesiapan dan komitmen Bukit Asam dan Air Products dalam menjalankan hilirisasi batubara.

“Kami menyambut baik investasi industri hilirisasi batubara ini, di mana keberadaan batubara akan memiliki nilai tambah dan akan sangat membantu ketergantungan Indonesia atas impor LPG, dengan mengubah batubara menjadi DME,” ujar Erick Thohir.

Hilirisasi batubara diyakini dapat mengurangi nilai impor gas Indonesia hingga sekitar US$ 1 miliar per tahun. Total investasi untuk pengembangan gasifikasi ini adalah US$ 3,2 miliar, dimana Air Products bertindak sebagai investor di bisnis Upstream dan Downstrem.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin, menyatakan bahwa melalui hilirisasi, batubara berkalori rendah akan diubah menjadi produk lain yang memiliki nilai tinggi dengan menggunakan teknologi gasifikasi. Teknologi ini akan mengkonversi batubara muda menjadi syngas untuk kemudian diproses menjadi Dimethyl Ether (DME), Methanol, dan Mono Ethylene Glycol (MEG). Proyek hilirisasi batubara ini direncanakan akan memproduksi 1,4 juta ton DME, 300 ribu ton Methanol, dan 250 ribu ton MEG. Saat ini studi kelayakan sudah selesai dan masuk ke tahap FEED dan EPC. Pabrik ini diharapkan dapat beroperasi di akhir 2023.

“Hilirisasi ini sesuai dengan corporate tagline kami Beyond Coal di mana Bukit Asam mulai melakukan transformasi untuk memberikan nilai tambah batubara dengan mengolah menjadi produk akhir seperti DME, Methanol, dan MEG,” ujar Arviyan Arifin.

Tak hanya Bukit Asam, Air Products juga menyatakan kesiapannya dalam membangun industri hilirisasi batubara. Pada kesempatan tersebut, Air Products juga menyatakan kesanggupannya dalam hal dukungan pendanaan dari investasi yang diperlukan.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !