Detail Berita


Bumi Resources Lakukan Uji Produksi Tambang Emas Poboya


"Ilustrasi Penambangan Emas"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 30-01-2020

duniatambang.co.id - Tambang emas Poboya berlokasi di Palu, Sulawesi Tengah. Tambang emas Poboya ini merupakan tambang milik PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melalui kepemilikan saham sebesar 96,97% di PT Citra Palu Minerals yang mengoperasikan konsesi tambang emas seluas 85.180 hektar di Sulawesi Tengah dan Selatan.

Tambang emas ini sudah melakukan sejumlah rangkaian tes sebelum akhirnya dapat dioperasikan. Sebagai informasi tambang emas poboya ini ditaksir memiliki cadangan bijih sebesar 3,9 juta ton dan sumber daya bijih sebesar 7,9 juta ton. Dengan kadar emas di lokasi tersebut diproyeksikan di atas 4 g/t. Pada tahap awal tambang emas poboya melakukan uji dry run yang dilakukan pada (21/12) yang lalu. Setelah itu dilanjutkan dengan uji wet run yang sudah dirampungkan pada (22/1).

Hasil uji dry run dan wet run menunjukkan performa positif, oleh sebab itu BUMI langsung melanjutkan ke tahap uji fasilitas produksi untuk tambang emas Poboya yang dilakukan pada 23 Januari 2020.  Pengujian ini dilakukan untuk memastikan bahwa mesin dan peralatan terkait mampu memproduksi dore bullion dengan kandungan emas di atas 45%.

Dari hasil pengujian fasilitas produksi tersebut, tambang emas Poboya mampu menghasilkan 297 gram dore bullion. Hal ini cukup menggembirakan bagi BUMI, lantaran BUMI mengklaim bahwa dari uji produksi tersebut menunjukkan bahwa fasilitas produksi tambang emas Poboya dapat beroperasi dengan baik sehingga diproyeksikan mampu dioperasikan untuk mencapai target produksi yang diharapkan.

Sebagai informasi, BUMI mematok target produksi pada tahun pertama sebesar 100.000 ton bijih emas dan akan terus meningkat pada 2021 diharapkan menjadi 180.000 ton bijih emas. Nantinya dore bullion yang sudah diproduksi akan diproses lebih lanjut menjadi emas batangan di fasilitas smelter Logam Mulia di Jakarta.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor    : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !