Detail Berita


PLN Pasok Listik 605 MW Untuk Proyek Smelter Di Sulawesi


"Pembangkit listrik"
Sumber gambar: pln.co.id


Tanggal terbit: 28-01-2020

duniatambang.co.id - Proyek smelter memang sedang gencar dikembangkan guna mengembangkan program hilirisasi di sektor pertambangan. Untuk keperluan listik operasional smelter, PLN sebagai emiten pelat merah dalam penyediaan energi listrik menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan smelter. Bahkan seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, PLN menggenjot pembangunan transmisi dan infrastruktur kelistrikan di sejumlah wilayah yang menjadi pusat pengembangan smelter.

Baru-baru ini PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL). Penandatanganan SPJBTL tersebut terkait dengan penyediaan pasokan listrik yang ditaksir sebesar 712 MVA atau setara 605 MW ke sejumlah smelter yang ada di Sulawesi.

Penyediaan listrik untuk sejumlah smelter di Sulawesi yang baru saja ditandatangani PLN tersebut terdiri dari PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) sebesar 412 MVA atau setara 350 MW, PT Bintang Smelter Indonesia (BSI) sebesar 100 MVA atau setara 85 MW dan PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia (PT Huadi) sebesar 200 MVA atau setara 170 MW.

Seperti yang diketahui, pemerintah menargetkan terdapat 52 smelter yang dapat dioperasikan hingga 2022 mendatang. Untuk itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan kebutuhan listrik untuk proyek 52 smelter mencapai 4.798 MW. Diharapkan pasokan listrik untuk smelter-smelter tersebut dapat terpenuhi baik itu melalui kerjasama dengan PLN ataupun bekerjasama dengan perusahaan swasta.

PLN masih membuka peluang akan adanya perjanjian kerjasama lainnya terkait dengan penyediaan pasokan listrik ke sejumlah proyek smelter yang sedang dikembangkan di Indonesia. Sejauh ini, PLN mengatakan akan terus mendukung proyek hilirisasi tambang dengan terus mengupayakan dapat memenuhi kebutuhan pasokan listrik untuk keperluan operasional smelter tersebut.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !